NewsTim Terpadu Tangani Pesantren yang Pimpinannya Cabuli 15 Santri

Tim Terpadu Tangani Pesantren yang Pimpinannya Cabuli 15 Santri

LHOKSEUMAWE |Pemerintah Kota Lhokseumawe membentuk tim terpadu untuk menangani sekitar 300 santri yang menimba ilmu di Pesantren AN, , di Kompleks Panggoi Indah, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Jumat (12/9/2019).

Tim itu terdiri dari empat dinas yaitu Dinas Pendidikan Dayah, Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, Dinas Perlindungan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kota Lhokseumawe.

Keempat dinas itu dikerahkan menangani sesuai fungsinya masing-masing. “Kalau dinas perlindungan perempuan dan anak itu bagian penanganan psikologi korban. Sedangkan satuan polisi pamong praja pengamanan aset pesantren,” kata Kepala Hubungan Masyarakat, Pemerintah Kota Lhokseumawe, Muslem, Jumat (12/7/2019).

Dia menyebutkan, untuk Dinas Pendidikan Daya dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, akan membantu proses pemindahan santri baik ke sekolah umum maupun ke pesantren lainnya dalam wilayah Kota Lhokseumawe.

“Kami tidak mau ada santri yang dirugikan. Maka, Wali Kota Lhokseumawe, Pak Suaidi Yahya, mengintruksikan penanganannya terpadu, melibatkan empat dinas sekaligus. Sesuai bidangnya masing-masing,” katanya.

Tim terpadu itu sambung Muslem direncanakan bekerja hingga 22 Juli 2019 mendatang. Pasalnya, 22 Juli 2019, sudah memasuki proses belajar mengajar tahun ajaran 2019-2020.

“Kami ingin selesaikan secepatnya, paling lambat 22 Juli. Agar anak-anak bisa lanjut sekolah terus tanpa ada kendala apa pun,”pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan AI dan MY ditangkap polisi atas dugaan pelecehan seksual terhadap santri di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Keduanya ditahan di Mapolres Lhokseumawe. Pelecehan seksual yang dilakukan berupa oral terhadap organ intim pimpinan pesantren dan guru itu. Sejauh ini polisi sudah mendeteksi 15 santri yang diduga menjadi korban, lima diantaranya telah dimintai keterangan. |KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)...

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi...

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca...

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir...