NewsPMI Lhokseumawe Sediakan Relawan dan Ambulans untuk Pemudik

PMI Lhokseumawe Sediakan Relawan dan Ambulans untuk Pemudik

LHOKSEUMAWE | Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Lhokseumawe, menyiagakan sejumlah relawan dan ambulans untuk memberikan pertolongan pertama kepada para pemudik, yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Ketua PMI Kota Lhokseumawe Junaidi Yahya, Jumat (31/5/2019) mengatakan, pihaknya juga ikut membuka layanan posko mudik di Kota Lhokseumawe dan juga dilokasi yang dianggap rawan terjadinya kecelakaan.

“Layanan kepada pemudik ini dilakukan selama 24 jam dan begitu juga layanan ambulans tersebut tidak hanya melayani hanya di Kota Lhokseumawe saja, apabila ada pasien yang harus diantar ke luar daerah maka PMI Lhokseumawe siap memberikan pelayanan tersebut,” ujar Junaidi Yahya.

Junaidi Yahya menambahkan, apabila membutuhkan pertolongan pertama dan layanan ambulans, maka bisa segera menghubungi layanan PMI Kota Lhokseumawe di nomor telepon 0852-6229-7181.

Relawan PMI di depan Posko Mudik PMI Lhokseumawe, di Komplesk Terminal Cunda, Kota Lhokseumawe, Jumat (31/5/2019) BAKATA.id | DIN

Agar dapat memberikan akses pertolongan lebih cepat di wilayah yang sulit dijangkau, PMI Kota Lhokseumawe memobilisasi layanan pertolongan pertama bergerak (mobile) dengan menggunakan sepeda motor.

“Kami siap memberikan pelayanan kepada pemudik selama 24 jam. PMI Kota Lhokseumawe harus membantu tugas-tugas pemerintah, salah satunya dalam hal pelayanan kesehatan pemudik,” tutur Junaidi Yahya. |RIL

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang

Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut)...

Bupati Aceh Utara ; Tunda Aturan Desil Hingga Juli demi Akses Berobat Warga

ACEH UTARA — Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil,...

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Riau dalam Menjaga Ketahanan Energi

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara...

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)...

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi...