KOMISI Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Besar mulai mendistribusikan logistik Pemilu ke Kecamatan Pulo Aceh di pulau terluar Aceh. Logistik diantar dengan menggunakan kapal nelayan dan dikawal personel TNI/Polri.
Kapal yang membawa logistik pemilu ini berangkat dari dermaga Ulee Lheue, Banda Aceh, Selasa (16/4/2019). Petugas memasukkan beragam logistik mulai dari surat suara, kotak hingga bilik suara ke dalam kapal.
Setelah itu, kapal berlayar menuju Kecamatan Pulo Aceh. Di sana, ada dua pulau yang huni 3.015 pemilih. Pulau pertama yang menjadi tujuan yaitu Pulau Nasi dengan jarak tempuh dari Banda Aceh sekitar 1,5 jam.
Setelah sebagian logistik diturunkan di Pulau Nasi, tim kemudian berlayar lagi ke Pulau Breueh. Jarak antara dua pulau ini memakan waktu sekitar satu jam.
“Di Kecamatan Pulo Aceh ini terdapat 18 tempat pemungutan suara (TPS) dari 17 desa. Jumlah pemilihnya 3015 orang,” kata Ketua Divisi Hukum KIP Aceh Besar, Junaidi, kepada wartawan di lokasi.
Logistik yang disalurkan tersebut berupa 90 kotak suara, empat bilik suara per-TPS dan surat suara. Proses distribusi mendapat pengawalan ketat dari TNI/Polri, pengawas pemilu dan berbagai pihak terkait.
“Logistik Pemilu ini rencananya nanti malam akan disalurkan ke desa-desa agar dapat digunakan besok,” jelas Junaidi.
Menurutnya, kendala dalam distribusi tersebut yaitu cuaca karena petugas harus menempuh perjalanan laut. Jika cuaca sedang bagus, tim tidak terlalu menemui kendala.
“Untuk sementara ketersediaan surat suara ke Pulo Aceh masih aman,” bebernya. |DTC

Subscribe to my channel

