ACEH UTARA| Kepala Desa Paya Leupah, Kecamatan Simpang Keramat, Kabupaten Aceh Utara, Munawir, mengungkap kendala warganya nek Rohani Salam (69) mendapat rumah bantuan terletak pada tanah. Rumah reot yang kini ditempati itu berada di atas tanah milik warga lainnya. Hanya diizinkan untuk ditempati sementara waktu.
“Dulu pernah diusul bantuan rumah ke nenek Rohani. Namun secara administrative tak lengkap, karena beliau tak punya tanah untuk dibangun rumah. Karena itu kendala utama, jadi kalau mau bantu nek Rohani, bukan hanya bangunannya tapi juga tanahnya,” sebut Munawir dihubungi per telepon, Kamis (12/9/2019)
Dia menyebutkan, untuk kebutuhan sandang dan pangan, warga desa sangat membantu nenek yang hidup seorang diri dan dalam kondisi buta itu. “Rutin dibantu warga. Apalagi kalau musim panen, itu bisa lebih padi di rumah nenek itu. Sekarang saja kalau saya tidak salah, masih ada padi sepuluh karung lagi,” terangnya.
Solidaritas warga sambung Munawir sangat kuat untuk mendukung kehidupan nek Rohani. Hanya saja, untuk rumah, pemerintah desa tak mampu membeli. “Kalau bangun rumah, bisa dianggarkan dari dana desa. Tapi syaratnya harus di atas tanah milik sendiri. Itu kendala utama,” katanya.
Dia berharap, kondisi nenek tersebut bisa terbantu dari sisi rumah. “Kalau dari pangan, kami warga desa sangat sanggup. Itu sudah kami lakukan puluhan tahun. Rehab ringan rumah itu juga kami lakukan, misalnya mengganti sengnya,” pungkas Munawir.
Sebelumnya diberitakan, Rohani hidup sebatang kara dalam kondisi buta dan menetap di rumah reot. Dia berharap bisa mendapat bantuan rumah dari pemerintah.|RI

Subscribe to my channel

