NewsGajah Suci Lahirkan Anak Kedua, Netizen Diajak Pilih Nama

Gajah Suci Lahirkan Anak Kedua, Netizen Diajak Pilih Nama

BANDA ACEH | Suci, gajah jinak di Convervation Respon Unit (CRU) Alue Kuyun, Aceh Barat, Aceh melahirkan anak kedua. Masyarakat yang aktif di jagat maya pun diajak memilih nama untuk bayi satwa berbelalai tersebut.

“Suci melahirkan anaknya pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB. Anaknya berjenis kelamin betina,” kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Sapto Aji Prabowo kepada wartawan, Rabu (24/7/2019).

Bayi gajah tersebut lahir dengan panjang sampai dengan pangkal ekor 100 sentimeter, tinggi 90 sentimeter dan berat sekitar 70 kg. Bayi gajah ini lahir dari induk bernama Suci yang ditangkap tahun 1994 dari daerah Ulee Glee, Pidie Jaya.

Menurut Sapto, pihaknya sudah meminta Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) untuk memberikan nama gajah tersebut. Dirjen mengusulkan dua nama yaitu Cut Nyak dan Boni. Netizen yang ingin memberi usul nama bisa ikut berpartisipasi di kolom komentar akun instargam @cruaceh.

“Selanjutnya akan dilempar lewat medsos untuk divote oleh netizen selama dua hari. Suara terbanyak akan dipilih sebagai nama bayi gajah,” jelas Sapto.

Sapto menjelaskan, tim dokter hewan BKSDA dan Unsyiah sudah bergerak ke CRU untuk memeriksa bayi Suci. Untuk perawatan, sebut Sapto, lebih baik dilakukan oleh induknya.

“Ini anak kedua Suci. Anak pertamanya yaitu Rosa tapi mati tahun 2014 karena EEHV,” beber Sapto. |DTC

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Dua Kali Bencana, Hidup Seadanya di Pedalaman Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir di Desa Rumoh Rayeuk,...

BMKG Minta Warga Waspada, 85 Hutara Rusak Karena Angin Kencang di Aceh Utara

LHOKSUKON – Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan...

TP PKK Aceh Timur Lakukan Pembinaan dan Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Gampong Paya Lipah

PEUREULAK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Timur,...

58 Huntara Aceh Utara Rusak Diterjang Angin Kencang

ACEH UTARA– Sebanyak 58 unit hunian sementara (huntara) yang...