Edukasi365 Sekolah Rusak Karena Banjir Mulai Diperbaiki di Aceh Utara, Proses Belajar...

365 Sekolah Rusak Karena Banjir Mulai Diperbaiki di Aceh Utara, Proses Belajar Direlokasi Sementara

LHOKSUKON – SEBANYAK 365 sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) kini mulai diperbaiki pascabanjir 26 November 2025 lalu.

Perbaikan sekolah itu bersumber dari dana pemeritah pusat lewat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Total, Kemendikdasmen mengucurkan Rp 2,9 triluan bantuan perbaikan sekolah tahap pertama untuk sekolah rusak karena banjir di Aceh dan Sumatera.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara Jamaluddin, Kamis (23/7/2026) merincikan tahap pertama kabupaten itu menerima perbaikan sekolah 129 SD dan 19 SMP.

Saat ini proses pembangunan telah mencapai 40 persen. Ditargetkan seluruh bangunan itu selesai pada akhir tahun ini.

“Kendala utama dalam perbaikan sekolah karena material bangunan langka dan mahal. Ini disebabkan tingginya permintaan di Aceh, karena proyek perbaikan menyeluruh, bukan hanya sekolah saja, rumah dan sarana fasilitas umum lainnya,” terang Jamaluddin.

Untuk proses belajar mengajar, sambung Jamaluddin, dirinya sudah mengintruksikan kepala sekolah untuk merelokasi pembelajaran. Untuk lokasi dipilih sesuai kesepakatan dengan komite sekolah.

“Misalnya boleh menggunakan tenda sementara, banguann milik desa dan lain sebagainya. Ini hanya sifatnya sementara, begitu bangunan seluruhnya selesai, maka pembelajaran normal kembali layaknya sebelum bencana,” terangnya. Dia berharap, proses pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu.

Sementara itu, Kepala SDN 4 Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Indrawati dihubungi terpisah menyebutkan proses belajar mengajar di sekolah itu menggunakan tenda bantuan Kemendikdasmen. Didalam tenda dipasang kipas angin agar tidak terlalu panas untuk para murid.

“Proses perbaikan gedung sekolah yang rusak saat banjir masih berlangsung. Semoga segera selesai sehingga anak-anak bisa pindah lagi belajar ke ruang kelas. Semoga perbaikannya selesai tepat waktu,” pungkasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Semen Mulai Tersedia di Aceh, Harga Masih Mahal Rp 80.000 Per Sak

LHOKSUKON – Semen mulai tersedia di sejumlah toko di...

Kemenkeu Tambah DAU 2026 untuk 20 Daerah di Aceh, Bukan Perjuangan Satu Daerah

BANDA ACEH—Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah alokasi Dana...

Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sabet 7 Penghargaan ISRA 2026, Komitmen Nyata Kontribusi untuk Masyarakat

Medan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut senantiasa tegaskan...