ACEH UTARA| Ratusan relawan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, dideklrasikan untuk pemenangan pasangan nomor 01 itu di Lhoksukon, Aceh Utara, Sabtu (23/6/2019).
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Aceh, Irwansyah, di depan ratusan relawan itu menyebutkan, Jokowi pada pemilihan presiden 2014 kalah di Aceh. Provinsi paling ujung Pulau Sumatera itu menjadi salah satu basis Prabowo Subianto.
“Walau kalah 2014 di Aceh, Pak Jokowi tetap membangun Aceh. Jokowi memiliki kedekatan emosional dengan Aceh, pernah menetap di sini. Dan, walau kalah tetap membangun Aceh, mulai listrik, bendungan hingga jalan tol,” sebut Irwansyah.
Mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu menegaskan, Aceh sangat penting bagi Jokowi sebagai bentuk penguatan perdamaian yang telah disepakati antara GAM dan Pemerintah Republik Indonesia belasan tahun lalu.
Hal senada disebutkan Ketua TKD Kabupaten Aceh Utara, Misbahul Munir. Dia menyebutkan, Aceh sering ribut dalam suksesi pimpinan. “Sejak perang dulu pun begitu. Kita ingin agar damai-damai saja. Jokowi sudah membuktikan itu, membangun KEK Arun, Waduk Keureuto, dan itu semua di Aceh Utara dan Lhokseumawe,” terangnya.
Dia berharap, pemilihan presiden tidak menghapus persaudaraan antar pendukung pasangan calon. “Kita boleh berbeda, boleh saling cari dukungan, tapi jangan saling menghujat. Kita sesama Aceh ini bersaudara,” pungkasnya. |RIL

Subscribe to my channel

