ACEH UTARA – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh menghabiskan dana Rp 299 juta untuk menggelar debat calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Aceh Utara.
Sedangkan KIP Kota Lhokseumawe lebih mahal, menghabiskan dana Rp 477 juta. Biaya itu untuk sekali debat. Praktiknya, akan digelar dua kali debat selama masa kampanye pemilihan kepala daerah di dua wilayah bertetangga itu.
Ketua KIP Aceh Utara, Hidayatul Akbar, Selasa (19/11/2024) menyebutkan, biaya untuk debat publik itu Rp 299.535.500 dengan sistem pemesanan lewat katalog elektronik (e-katalog).
“Even Organizer (EO) yang ditunjuk mekanismenya e-katalog. Debat juga disiarkan lewat youtube dua media lokal Aceh. Debat kedua digelar dalam waktu dekat ini,” katanya. Debat pertama telah digelar di Kantor Bupati Kabupaten Aceh Utara.
Lebih Mahal
Sementara itu, Ketua KIP Lhokseumawe, Abdul Hakim, dihubungi terpisah menyebutkan biaya untuk debat publik sebesar Rp 477 juta untuk debat pertama. Sedangkan untuk debat kedua akan ditinjau ulang biaya yang diajukan oleh penyelenggara debat.
Mekanisme penunjukan EO dilakukan melalui e-katalog. “Jadi biaya debat publik pertama saja Rp 477 juta, untuk kedua kita lihat nanti. Sedang dilihat dari penawaran terbaru dari EO,” sebut Hakim.
Debat publik pertama digelar di Aula IAIN Lhokseumawe. Sedangkan penyelenggaraan debat publik kedua direncanakan pekan ini, namun belum ditentukan lokasi debat tersebut.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

