ACEH UTARA– Video berdurasi 30 detik beredar di akun tiktok @ediyanursaputra viral di media sosial. Dalam video itu menunjukan dua wanita dan satu perawat pria terjadi cekcok.
Dua wanita yang mengaku keluarga pasien memprotes layanan Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada Sabtu (12/11/2023) malam.
Pihak keluarga mengingatkan perawat agar segera menyuntikan obat ke orang tuanya yang sedang dirawat di Ruang Muzdalifah. Namun, perawat meminta waktu. Belakangan terjadi perdebatan, dan perawat menyatakan tugas mereka bukan hanya menyuntik saja. Namun ada tugas lainnya.
Sedangkan keluarga pasien memvideokan obrolan itu dan menyebutkan kurang tenaga kerja di rumah sakit plat merah itu. Belakangan, video ini telah dihapus oleh pemilik akun tiktok tersebut.
Kepala Hubungan Masyarakat RSUCM Aceh Utara, Harry Laksmana, dihubungi per telepon, Senin (13/11/2023) membenarkan peristiwa itu.
“Peristiwanya benar ada cekcok itu. Namun, kami sedang mengivestigasi siapa yang bersalah dalam kasus itu,” kata Harry.
Dia menyebutkan, perawat yang bertugas malam kejadian juga telah diminta untuk membuat kronologis peristiwa itu.
Pasien tersebut kata Harry mengidap penyakit stroke dan dalam kondisi gawat darurat. Bahkan, salah satu anak pasien itu merupakan dokter yang bekerja di rumah sakit.
“Jadi kita dengarkan keterangan keluarga pasien, keterangan dari perawat baru diberi tindakan oleh wakil direktur. Intinya pola komunikasi saja yang perlu kita benahi. Laporan tertulis kami juga sampaikan ke Pj Bupati Aceh Utara,’ terang Harry.
Dia berjanji, sanksi tetap diberikan pada perawat. “Untuk jenis sanksinya dan kronologis lengkapnya nanti akan kami update lagi,” pungkasnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

