ACEH BARAT DAYA – Sebanyak 41 unit rumah Desa Kedai Palak Kerambil dan Panjang Baru, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, terdampak gelombang tinggi di kawasan tersebut.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebutkan, gelombang tinggi tersebut mulai mengantam perumahan warga itu, pada Minggu, 3 Juli 2022.
Apabila dirincikan, maka di Desa Kedai Palak Kerambil, terdapat satu unit rumah yang mengalami kerusakan yang cukup berat dan empat unit rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.
Begitu juga di Desa Panjang Baru, terdapat satu unit rumah yang mengalami kerusakan ringan, sementara 34 rumah lainnya terdampak air pasang.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat Daya masih terus melakukan pendataan dan melakukan pemantauan, terkait dengan abrasi dan gelombang tinggi tersebut.
Berdasarkan data yang diperoleh dari BMKG Stasiun I Sultan Iskandar Muda, ketinggian gelombang di Perairan Utara Sabang mencapai 4 meter, Selat Malaka Bagian Utara 3 meter, Perairan Sabang – Banda Aceh 2,5 meter.
Perairan Lhokseumawe 1 meter, perairan Barat Aceh 4 meter perairan Meulaboh – Kep. Sinabang 2,50 meter dan Perairan Samudera Hindia Barat Aceh mencapai 5 meter.
|KHALIL

Subscribe to my channel

