ACEH TENGAH – Minat wisatawan berlibur di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh selama libur lebaran 2022 ini meningkat drastis. Seluruh hotel dan penginapan di kota dataran tinggi itu dipenuhi wisatawan. Dampaknya, sebagian wisatawan menginap di SPBU dan sebagian lagi terpaksa putar balik karena tidak ada penginapan yang kosong.
Direktur Operasional Arabia Hospitality Group, Iwan Wahyudi, per telepon, Sabtu (7/5/2022) menyebutkan, untuk empat hari terakhir, Grand Renggali Hotel Aceh Tengah yang berada di Arabia Group seluruh kamar full booking.
“Minat masyarakat sangat tinggi liburan kali ini. Mungkin karena sudah dua tahun pandemi dan sebelumnya dilarang berlibur,” sebut Iwan.
Meski begitu, sambung Iwan, tingkat hunian akan menurun seiring berakhirnya libur nasional lebaran tahun 2022 ini. untuk itu, dia berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Provinsi Aceh mempromosikan destinasi wisata di daerah dingin itu. Sehingga kunjungan wisatawan selalu ramai.

“Jika terus dipromosikan, maka sektor wisata menjadi andalan pendapatan Aceh Tengah,” sebut Iwan.
Sementara itu, salah seorang wisatawan asal Medan, Sumatera Utara, Taufik Bangun, dihubungi per telepon mengaku terpaksa menginap di SPBU karena tidak kebagian hotel.
“Saya jelang magrib tiba di Aceh Tengah. Jadi semua penuh. Bahkan hotel kelas melati pun tak ada kamar kosong lagi,” katanya.
Taufik bercerita, sebagian temannya memilih menginap di masjid dan mushalla. “Ada juga yang memilih pulang. Saya pikir, Aceh Tengah sudah menjadi destinasi tujuan wisatawan nasional. Maka hotel sudah tidak cukup,” pungkasnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

