PolhukamKeluhkan Paksaan Vaksinasi, DPRD Aceh Utara Tutup Gerbang Hingga Demo Berakhir

Keluhkan Paksaan Vaksinasi, DPRD Aceh Utara Tutup Gerbang Hingga Demo Berakhir

ACEH UTARA– Puluhan orang tua dan anak-anak menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kabupaten Aceh Utara di Desa Landing, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (3/1/2022). Mereka melaporkan tentang ancaman pihak sekolah dan pesantren soal vaksinasi Covid-19. Demonstran mengklaim, jika tidak mau vaksin, maka anak mereka akan dikeluarkan dari sekolah dan pesantren.

Koordinator aksi, Teuku Muhajir, dalam orasinya menyebutkan ada sekolah dan pesantren yang mengancam murid dan santri.

“Jika tak vaksin, maka tak bisa ikut ujian, tak diizinkan sekolah dan lain sebagainya. Bahkan ada yang mengancam akan dikeluarkan dari sekolah dan pesantren. Ini keluhan seluruh orang tua di Aceh Utara,” terangnya.

Dia menyebutkan, program vaksinasi untuk anak diatas 6 tahun, sambungnya didukung oleh orang tua. Namun, harus diberi kebebasan agar orangtua menentukan sendiri apakah anaknya diizinkan buat ikut vaksin atau tidak.

“Jangan main ancam. Ini yang kami laporkan ke dewan sebagai perwakilan masyarakat,” tegasnya.

Selama dua jam berdemonstrasi hingga aksi bubar, tidak ada perwakilan DPRD Aceh Utara yang menerima aksi itu. Puluhan polisi berjaga dibalik pagar DPRD Aceh Utara.

Sementara itu, Ketua Komisi V, DPRD Aceh Utara, Nazir per telepon, menyebutkan dirinya sedang dinas luar daerah sehingga tidak berada di kantor. Selain itu, sejauh pemantauan di lapangan sambung Nazir, tidak ada unsur paksaan. Jika pun ada, sambung Nazir, pihaknya akan memanggil Dinas Kesehatan Aceh Utara dan tim vaksinasi daerah.

“Sejauh yang saya lihat langsung itu tidak ada paksaan. Meski begitu, kita telusuri informasi itu. Tidak boleh ada unsur paksaan, bagi yang mau vaksin anak-anak ya silakan. Bagi yang tidak, ya tinggal tandatangan tidak bersedia divaksin oleh orang tuanya,” pungkas Nazir.

|KCM

 

 

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Tangis Rahmadani dan Harapan dari Walikota Lhokseumawe Sayuti

Rahmadani (50) duduk bersama korban kebakaran lainnya di bibir...

Kita Dukung, Tapi Kami Tidak Punya Sumber Daya untuk Kelola MBG

LHOKSUKON- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL_, Provinsi Aceh, menyatakan tidak...

Ratusan Karyawan PTPN Demo Kantor Bupati Aceh Utara, Minta Sengketa Lahan Segera Diselesaikan

LHOKSUKON - Ratusan karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV...

Unimal Siap Kelola SPPG, Seluruh Bahan Pangan Diproduksi Sendiri

LHOKSUKON- Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh...

Update Kebaran Lhokseumawe, 88 Rumah Terbakar, 271 Jiwa Mengungsi

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh melansir data...