MUSIK mengalun pelan di Daud Terrace Café di Lantai Dua, Hotel Kryad Muraya, Kota Banda Aceh, Rabu (20/1/2021) malam. Kafe ini menjadi tempat paling hit warga kota dan sejumlah wisatawan asing di pusat Provinsi Aceh itu.
Letaknya bagian depan hotel. Mengutamakan pemandangan Tugu Simpang Lima, Banda Aceh yang tersohor itu. Manajemen hotel ini mementingkan keindahan tata lampu dan pemandangan. Sehingga, memanjakan pengunjung segala usia yang bersantai di tengah kota.
Sinar lampu yang berpendar di sejumlah titik, dipadupadan dengan meja hanya untuk berdua. Lengkap dengan lilin kecil membuat suasana romantik.
Di sudut lain, kursi ditata bulan dan persegi empat cocok buat meriung wisatawan dengan keluarga atau teman kongkow.
General Manager Kryad Muraya Hotel, Banda Aceh, Bambang Pramusinto, menyebutkan, kafe itu berdiri sejak 2017 lalu, seiring beroperasinya hotel tersebut. Kafe dengan konsep segala usia ini dibuka buat umum, bukan semata-mata tamu hotel saja.
Tak jarang, kafe ini digunakan sebagai lokasi private BBQ, pesta ulang tahun dan makan malam pisah sambut pejabat di Aceh.
“Selain itu, kafe ini juga berbasis komunitas, sejumlah komunitas rutin nongkrong di sini. Kami pastikan semua berlaku protokol kesehatan selama pandemi,” kata Bambang.
Disisi lain, sambung Bambang, kafe itu mengedepankan menu nusantara dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai nasi goreng hingga penganan lainnya. Soal harga, jangan khawatir, kafe ini meski berada di hotel mewah, harga terbilang murah mulai dari Rp 15.000-Rp 100.000 per makanan atau minuman.
Bayangkan, dengan alunan musik, suasana romantik, plus penganan nan murah, maka inilah salah satu kafe ternyaman buat duduk berlama-lama. Namun, kafe ini hanya buka selesai magrib hingga tengah malam.
Untuk musik, kafe ini menggandeng musisi lokal. Sehingga suasana nyaman sangat terasa begitu Anda masuk ke kafe ini. Silakan dicoba.
|KCM

Subscribe to my channel

