ACEH UTARA – Lima Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara yang terendam banjir, diakibatkan meluapnya sungai Krueng Keureuto, Krueng Pirak dan sungai Pante Bahagia, setelah diguyur hujan deras sejak Minggu (17/5/2020) sudah mulai surut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Amir Hamzah , dilima Kecamatan yang terendam banjir yakni Kecamatan Matangkuli, Tanah Luas, Langkahan, Pirak Timur dan Kecamatan Sawang, saat ini sudah kondusif.
“Masyarakat sudah kemabali ke rumah masing-masing, warga yang mengunsi sebanyak 20 KK yang mengunsi di selter pengunsian sudah kembali ke rumah,” kata Amir Hamzah, Selasa (19/5/2020).
Menurut Amir, kondisi cuaca hari ini di Aceh Utara dan sekitarnya diguyur hujan, dihimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada apabila air kembali genangi rumah warga.
“Kita akan selalu koordanasi ke camat- camat setempat agar dapat melapor apabila banjir susulan kembali lagi genangi rumah warga agar segera melapor apabila ada yang harus diatasi secara cepat nantinya,” tambah Amir.
Kawasan Riseh Barat jembatanya terkikis air banjir, maka warga tidak berani melalui jembatan tersebut,” tambahnya.
Salah satu daerah yang terdampak banjir adalah Gampong Hagu, warga setempat Yusuf mengatakan air banjir mulai surut Selasa dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
“Walapun banjirnya sudah surut, kita masih meletakan barang perabotan ke tempat lebih tinggi. Apabila benar-benar cuaca sudah normal kembali baru kita beres-beres lagi barangnya. Banjir kiriman seperti ini sudah biasa kita lalui maka sebagian orang sudah mengantispasinya,” pungkas Yusuf.
|ANTR

Subscribe to my channel

