UncategorizedTak Mau Main-Main, Bupati Al-Farlaky Kembali Pantau Kinerja RSUD dr. Zubir Mahmud

Tak Mau Main-Main, Bupati Al-Farlaky Kembali Pantau Kinerja RSUD dr. Zubir Mahmud

Tekankan Disiplin ASN dan Kebersihan Rumah Sakit

ACEH TIMUR – Setelah melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di UPTD RSUD Sultan Abdul Aziz Syah (SAAS) Peureulak, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si kembali melanjutkan agenda serupa di RSUD dr. Zubir Mahmud, Jumat (24/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam membenahi sektor kesehatan untuk pelayanan prima kepada masyarakat.

Dua rumah sakit milik pemerintah daerah ini dinilai sebagai jantung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Timur sehingga harus terus dibenahi, baik dari sisi pelayanan, manajemen maupun fasilitas pendukung.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa setiap progres pembangunan dan pembenahan rumah sakit harus dipantau secara berkala agar seluruh target yang telah direncanakan dapat direalisasikan dengan baik.

“Rumah sakit adalah wajah pelayanan pemerintah. Karena itu, seluruh proses pembangunan harus terus dikawal dan dievaluasi sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Al-Farlaky.

Selain pembangunan fisik, Bupati juga memberi perhatian serius terhadap disiplin aparatur. Ia meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK maupun tenaga honorer menjalankan tugas secara profesional serta dievaluasi secara berkala sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan.

Menurutnya, kedisiplinan pegawai menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan pemerintah.

“Pelayanan yang baik lahir dari kedisiplinan. Seluruh ASN maupun tenaga honorer harus memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Evaluasi harus dilakukan secara berkala agar kinerja terus meningkat,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Bupati juga menyoroti kebersihan lingkungan rumah sakit. Ia meminta seluruh ruangan, termasuk fasilitas sanitasi seperti toilet atau WC, dijaga kebersihannya setiap saat.

“Kebersihan rumah sakit adalah bagian dari pelayanan. Jangan sampai masyarakat datang berobat tetapi menemukan lingkungan yang kotor. Seluruh ruangan, termasuk WC, harus bersih, nyaman dan terawat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati kembali mengingatkan pentingnya penataan aset dan manajemen rumah sakit, mulai dari pengelolaan keuangan, logistik, ketersediaan obat-obatan, alat kesehatan, hingga kendaraan operasional.

Melalui monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan di RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak maupun RSUD dr. Zubir Mahmud,

“Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap kualitas pelayanan kesehatan terus meningkat, sejalan dengan komitmen menghadirkan pelayanan publik yang profesional, bersih, cepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” pungkas Bupati Al- Farlaky.(*)

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Semen Mulai Tersedia di Aceh, Harga Masih Mahal Rp 80.000 Per Sak

LHOKSUKON – Semen mulai tersedia di sejumlah toko di...

Kemenkeu Tambah DAU 2026 untuk 20 Daerah di Aceh, Bukan Perjuangan Satu Daerah

BANDA ACEH—Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah alokasi Dana...

Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sabet 7 Penghargaan ISRA 2026, Komitmen Nyata Kontribusi untuk Masyarakat

Medan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut senantiasa tegaskan...