News14 Rumah Penyintas Banjir Terbengkalai 4 Bulan di Aceh Utara, Tukang Pulang...

14 Rumah Penyintas Banjir Terbengkalai 4 Bulan di Aceh Utara, Tukang Pulang Mengaku Tak Digaji

LHOKSUKON – Sebanyak 14 unit rumah untuk penyintas banjir di Desa Abeuk Reuling, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh telantar empat bulan lebih. Bahkan, pekerja proyek itu telah pulang dari lokasi karena mengaku tidak dibayar gaji mereka oleh kontraktor rekanan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Keuchik (Kepala Desa) Abeuk Reuling Isbahanur kepada Kompas.com, Sabtu (12/9/2026) menyebutkan, desa itu untuk tahap awal menerima 14 unit rumah dengan konsep Rumah Tahan Gempa (RTG) Rumah Instan Kuat dan Aman (Riksa). Total kebutuhan rumah sebanyak 68 unit.

“Dari 14 unit rumah itu, baru rampung 50 persen hanya dua unit. Selebihnya baru 10 persen. Sekarang sudah ditinggal pekerja empat bulan lebih,” kata Isbahanur.

Saat ditanya ke pekerja, sambungnya, mereka mengaku pulang dari proyek karena tidak menerima upah yang telah dijanjikan. Sehingga saat ini, proyek pembangunan rumah untuk korban banjir pada 26 November 2025 itu terbengkalai.

Rumah yang terbengkalai itu baru berdiri tiang besi dan fondasi rumah. Selebihnya hanya tanah kosong, tanpa atap dan dinding.

Sisi lain, sambungnya, untuk tahap dua, desa itu juga menerima 14 unit rumah dengan model yang sama. “Ini pun sampai sekarang belum rampung, sudah sebulan kerja. baru rampung sekitar 40 persen,” katanya.

Harap Dipercepat
Dia berharap, pembangunan rumah untuk penyintas banjir bisa dipercepat. Sehingga penyintas banjir tidak lagi menempati hunian sementara dengan segala kesedihannya.

“Huntara itu sempit, kalau siang panasnya minta ampun. Apalagi tidak ada bantuan apapun lagi baik berupa bahan pangan, obat dan lain sebagainya. Kalau diperlama pembangunan rumah, maka susah sekali rakyat,” ujarnya.

Salah seorang penyintas banjir, Ismail berharap hal yang sama. Dia meminta agar BNPB mempercepat seluruh pembangunan rumah untuk penyintas banjir. “Kita minta Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan pembangunan rumah. Karena sudah 11 bulan kami menderita,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Aceh Utara Muhammad tidak merespon hingga berita ini ditayangkan. Telepon dan pesan singkat yang dikirimkan tidak dijawab.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi BNPB Abdul Muhari juga belum memberi tanggapan untuk penyelesaian rumah penyintas banjir di Aceh. |KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Bupati Al- Farlaky Serahkan 6 Armada Ambulans Baru untuk Puskemas

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dukung Penegakan Hukum dan Perkuat Pengawasan Takaran BBM di SPBU

Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara...

Gas Realisasi APBK- P, Bupati Al Farlaky Minta OPD Kebut Paket Pekerjaan

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

SDN 2 Dewantara Gelar Maulid, Kadis Pendidikan : Pendidikan Islami Modal Utama Anak …

ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi

Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara...