LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh memberhentikan 150 honorer di kota itu terhitung Januari 2026. Pasalnya, pemerintah pusat menghapus seluruh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah menggunakan tenaga honorer tahun 2026. Pemerintah hanya menggunakan ASN terdiri dari pegawai negeri sipil dan pegawai dengan perjanjian kerja.
Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe A Haris dihubungi per telepon, Rabu (14/1/2026) menyebutkan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah memberitahu masing-masing honorer untuk tidak bekerja lagi.
“Mereka ini namanya tidak tercantum dalam database Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dalam proses pendataan sebelumnya. Berasal dari tenaga kesehatan dan tenaga administrasi,” terang Haris.
Mereka sambug Haris sebagian mengikuti tes calon pegawai negeri sipil namun tidak lulus, lalu sebagian tidak mendaftar ke seleksi pegawai dengan perjanjian kerja (PPPK). Sedangkan pemerintah pusat menghapuskan kategori honorer untuk bekerja di lembaga pemerintah.
Dia menjelaskan, sebagian honorer itu tidak lagi masuk kantor. Namun sebagian masih masuk kantor dengan harapan ada perubahan kebijakan di tingkat pemerintah pusat.
Seluruh data honorer diberhentikan itu sambung Haris telah dikirimkan ke BKN RI. “Jadi jika ada perubahan regulasi di tingkat pusat, maka kita tunggu saja, mana tau ada perubahan lagi untuk honorer ini,” pungkasnya.
|KOMPAS
LHOKSUKON- Sejumlah kepala desa di Provinsi Aceh kini disibukan dengan merubah warga data di aplikasi…
ACEH TIMUR - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Timur, Tgk H Thahir MD atau…
LHOKSEUMAWE- Wali Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Sayuti Abubakar menonaktifkan tiga kepala dinas dan badan di…
ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…
LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…
Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…
This website uses cookies.