ACEH UTARA – Sebanyak 1.200 hunian sementara (Huntara) korban banjir sedang dikerjakan di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Huntara itu ditargetkan rampung pekan depan.
Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil kepada Kompas.com, Minggu (11/1/2026) menyebutkan pembangunan dikerjakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan dua BUMN yaitu PP dan Waskita.
Huntara tahap satu itu dibangun di Kecamatan Baktiya Barat, Baktiya, Seunuddon, Sawang dan Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.
Sedangkan PP dan Waskita mengerjakan Huntara di Simpang Tiga, Tanjong Dalam Selatan, Leubok Meuku dan SMPN 4 Langkahan, Aceh Utara.
“Sebanyak 711 Huntara dikerjakan oleh BNPB 500 Huntara dikerjakan oleh PP dan Waskita. Pekan depan laporannya wajib selesai,” terang pria akrab disapa Ayahwa ini.
Selain itu, Huntara juga dibangun oleh Dompet Duafa sebanyak 50 unit dan Universitas Gajah Mada sebanyak 100 unit.
Ramadhan di Huntara
Dia menyatakan terus mempercepat pembangunan Huntara di seluruh kecamatan untuk korban banjir. Targetnya, sebelum Ramadhan pada Februari mendatang, seluruh pengungsi telah menempati Huntara.
“Sehingga korban banjir bisa beribadah dengan nyaman di Huntara,” terangnya.
Dia mengajak seluruh lembaga di tanah air dan pemerintah daerah untuk membantu pembangunan hunian tetap di kabupaten itu. “Kita terus bersinergi dengan pemerintah pusat untuk hunian tetap, jika ada lembaga atau pemerintah daerah lain mau bangun juga hunian tetap, kami sambut dengan lapang dada” pungkasnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

