Aceh Utara – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Muhammad Jusuf Kalla, meninjau langsung dampak banjir bandang yang melanda Gampong Keude Bungkah dan Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (19/12).
Dalam kunjungannya, Jusuf Kalla melihat kondisi rumah warga yang rusak akibat terjangan banjir bandang serta bersilaturahmi dengan para korban yang hingga kini masih mengungsi di meunasah setempat.
Ia juga mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan warga terdampak.
Menurut Jusuf Kalla, tingkat kerusakan akibat banjir bandang kali ini memang tidak merata. Tidak semua rumah hancur seperti yang terjadi saat bencana tsunami.
Namun, ia menilai wilayah terdampak banjir bandang jauh lebih luas dan dampaknya dinilai lebih parah dibandingkan bencana tsunami.
Terkait penanganan pascabencana, Jusuf Kalla menjelaskan bahwa pembangunan dan perbaikan rumah warga akan menjadi tanggung jawab pemerintah.
Ia menyebutkan PMI fokus memberikan bantuan kemanusiaan berupa penyediaan makanan, logistik, layanan kesehatan, serta distribusi air bersih bagi para korban.
Ia juga menyebutkan bahwa PMI telah menggelar operasi kemanusiaan di sejumlah kabupaten dan kota di Aceh sejak 27 November 2025 hingga saat ini, sebagai bentuk komitmen PMI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
PMI terus berkoordinasi dengan pemerintah dan relawan setempat untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara merata dan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.

Subscribe to my channel

