PolhukamKapolres Lhokseumawe ; 4 DPO dalam Kasus Pembunuhan Pedagang Bakso

Kapolres Lhokseumawe ; 4 DPO dalam Kasus Pembunuhan Pedagang Bakso

LHOKSEUMAWE – Penyidik Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh memburu empat tersangka lainnya dalam kasus penembakan terhadap Muhammad Nasir, pedagang bakso warga Desa Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan Selasa (18/11/2025) menyebutkan mereka telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) yaitu berinisial RU, MJ, JL, dan IB.

“Mereka ini perannya mulai dari pendanaan aksi hingga pembunuhan. Kita masih melakukan pengejaran terhadap keempat mereka,” terangnya kepada wartawan di Mapolres Lhokseumawe.

Dia menyebutkan, eksekutor berinisial A telah ditangkap dan kini dalam proses pemberkasan kasus. Selain itu, dia berkomitmen mengungkap seluruh jaringan yang terlibat dalam kasus pembunuhan itu.

Eksekutor pembunuhan dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, serta pasal 1 ayat (1) UUD Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal, dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar,” pungkas Ahzan.

Sebelumnya diberitakan, Muhammad Nasir ditembak tak jauh dari rumahnya dengan menggunakan senjata api jenis pistol. Diduga motif pembunuhan ini terkait utang piutang sebesar Rp 90 juta.

|KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Lobi Bupati Al- Farlaky, Pembudidaya Tambak Terima Benur Udang Vaname dari KKP

PEUREULAK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mulai mendorong pemulihan...

Bupati Aceh Timur Tegas: Domino Dilarang, Celana Pendek Pria Tak Boleh Berkeliaran di Tempat Umum

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Yuk Ngopi Cantik di ACE INN Hotel Banda Aceh

BANDA ACEH — Menikmati kopi dan hidangan sambil bersantai...

Mengintip Peran Strategis Rekind dalam Pembangunan Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia

Di balik pembangunan Pabrik Soda Ash pertama di Indonesia...

Berbulan-bulan Bertahan di Tenda, Enam KK Korban Banjir Blang Peuria Menanti Kepastian Hunian

ACEH UTARA — Banjir yang melanda Desa Blang Peuria, Kecamatan...