Marlina Yanti (42) istri dari Korban pembunuhan Muhammad Nasir, pedagang bakso di Desa Alue Liem, Kota Lhokseumawe, Senin angkat bicara.
Dia menceritakan pada malam “jahanam” itu Senin, 10 November 2025, pelaku berinisial A asal Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara datang ke rumah mereka bersama seorang pria lainnya. Pelaku datang dan terkesan sok akrab dengan suaminya.
Sang suami pun merasa tak enak, namun melayani pembicaraan pria itu. Saat datang, pelaku sangat baik dan ramah. Bahkan, pelaku sempat mengajak korban berswa foto. Foto inilah yang beredar di media sosial yang dikaitkan netizen bahwa pelaku dan korban adalah teman baik.
“Abang lupa sama aku, aku kawan lama abang,” ujar Marlina menirukan ucapan pelaku, Sabtu (15/11/2025).
Lalu mereka pun bicara di depan rumah. Setelah itu mengajak suaminya ke salah satu warung kopi terpaut 10 meter dari rumah mereka.
Marlina mengaku sakit hati atas perilaku sadis pelaku. Pasalnya, aksi itu dilakukan di depan anaknya. Saat itu anaknya sedang main layang-layang di teras rumah.
Namun tak lama, terdengar suara tembakan di dekat jembatan. Disitulah Marlina mengetahui suaminya tewas ditembak.
“Saya hanya lihat wajah dua pelaku pertama yang datang ke rumah. Sedangkan pelaku dalam mobil saya tidak melihat, karena mobilnya hitam. Saya tidak tahu berapa orang didalam mobil,” terangnya.
Dia meminta polisi mengusut tuntas seluruh pelakunya. “Kalau bisa ditangkap semua. Tegakan keadilan. Sakit kali mereka buat, di depan anak-anak saya,” katanya.
Kini dia pun menghidupi dua buah hatinya dengan berjualan bakso. “Saya bertahan dengan jualan bakso ini. Inilah mata pencaharian saya menghidupi anak-anak. Lihatlah bagaimana rumah saya,” terangnya.
Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan menyebutkan telah menggelar pra rekontruksi pembunuhan itu.
“Seluruh keterangan masih terus didalami penyidik. Jadi kami imbau masyarakat bersabar. Semuanya akan dibuka ke publik,” pungkas Ahzan.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

