Categories: Parlemen

Pansus DPRD : 4 Perusahaan HGU Konflik dengan Petani di Aceh Utara

ACEH UTARA – Panitia Khusus (Pansus) Hak Guna Usaha (HGU) DPRD Kabupaten Aceh Utara, menemukan empat perusahaan yang memiliki HGU berkonflik dengan petani lokal dalam kabupaten itu.

Keempat itu yakni PT Perkebunan Nusantara IV Regional 6 di Kecamatan Cot Girek, PT Bapco di Kecamatan Paya Bakong, PT Satya Agung di Kecamatan Geureudong Pase dan PT Blang Kolam Company di Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.

“Konfliknya berbeda-beda, namun intinya lahan petani masuk kawasan HGU. Jadi, penyelesaian masalahnya tidak boleh kita seragamkan. Kami terus mendalami semua informasi dari petani dan perusahaan,” terang Ketua Pansus DPRD Aceh Utara, Tajuddin, kepada Kompas.com, Selasa (23/9/2025).

Data sementara, saat ini sebanyak 36 perusahaan pemegang HGU di Aceh Utara. Data itu, sebagian dalam masa perpanjangan HGU, sebagian lagi sudah kadaluarsa.

“Data finalnya terus kami kumpulkan,” tegasnya.

Pengukuran Ulang HGU
Politisi Partai Aceh itu mendukung langkah Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil untuk pengukuran ulang HGU seluruh perkebunan sawit dalam wilayah itu.

“Kami dukung langkah bupati. Kami minta juga perusahaan komit atas kesepakatan dengan pemerintah daerah. Sehingga, perusahaan untung, rakyat juga untung,” tegasnya.

Dia menyebutkan, tim Pansus masih bekerja dan akan mengeluarkan rekomendasi temuan setelah masa kerja berakhir.

“Pansus masih terus bekerja, kami pastikan transparan dan sampaikan ke publik apa temuan dan rekomendasi kami,” pungkasnya.

Sebelumnya, konflik lahan terjadi antara petani dan PTPN IV Cot Girek,A Aceh Utara. PTPN mengklaim lahan petani masuk kawasan HGU mereka. Sementara petani merasa dirugikan karena tidak bisa mengurus sertifikat tanah.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Viral, Jembatan Bolong Menuju SD Pedalaman Aceh Utara Membahayakan Murid

LHOKSUKON- Sebuah video berisi keluhan guru tentang jembatan sepanjang tujuh meter di Desa Riseh Tunong,…

2 hours ago

Puluhan Mahasiswa Demo Walikota Lhokseumawe, Tuntut Jadup hingga Pembayaran Gaji PPPK

LHOKSEUMAWE| Puluhan mahasiswa dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mendemo Wali Kota…

2 hours ago

Pupuk Indonesia Dukung Percepatan Swasembada Bawang Putih

Jakarta– PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional melalui penyediaan pupuk yang…

7 hours ago

BMKG Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada Angin Kencang

LHOKSUKON Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melansir sejumlah bangunan rusak…

24 hours ago

Dosen Unimal Gelar Green Disaster Literacy untuk Perkuat Kepedulian Lingkungan Siswa SMPN 8 Lhokseumawe

Lhokseumawe — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar kegiatan bertema “Green Disaster…

1 day ago

Dana IndonesiaRaya Dorong Ekonomi Daerah Lewat Budaya

BANDA ACEH - Minat pelaku budaya untuk mengakses Dana IndonesiaRaya terus membeludak. Pendanaan ini tak…

1 day ago

This website uses cookies.