Categories: News

Kemensos Coret 100 Penerima PKH di Lhokseumawe karena Judol

LHOKSEUMAWE – Kementerian Sosial RI mencoret 100 penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Pasalnya, Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan keluarga penerima bermain judi online (Judol).

Koorinator PKH Lhokseumawe Azwar Zakaria kepada Kompas.com Selasa (23/9/2025) menyebutkan, penerima bantuan sosial itu telah dihentikan terhitung September 2025.

“Mereka terkejut bantuan dihentikan, tidak masuk uang ke rekening. Lalu melapor ke kita, kita jelaskan pasti ada keluarga yang dalam satu kartu keluarga yang bermain judi online, sehingga dihentikan bantuannya,” terang Azwar.

Namun, sebagian mereka membuat surat keterangan sanggah. Surat itu ditandatangani penerima bantuan, pendamping PKH dan kepala dinas, seterusya dikirimkan ke Menteri Sosial RI.

“Surat sanggah itu diberikan kesempatan oleh Mensos. Jika benar-benar memang mereka bukan pemain judol, tapi identitasnya disalahgunakan oleh keluarganya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, Muslem, dihubungi terpisah menyebutkan, sebagian besar yang benar-benar terlibat judi online tidak menyanggah data Kemensos RI.

“Jadi kita proses yang menyanggah saja. Kita teruskan datanya ke kementerian,” terangnya.

Dia setuju bantuan sosial dihentikan khusus untuk masyarakat yang terlibat judi online. “Masaki ya bantuan negara digunakan buat judi, saya dukung program kementerian,” tegasnya.

Sekadar diektahui, bantuan sosial PKH diberikan sesuai jenjang pendidikan anak seperti untuk sekolah dasar sebesar Rp 750.000 per tahun, SMP sebesar Rp 1,5 juta per tahun dan SMA Rp 2 juta per tahun. Bantuan ini dikirimkan per tiga bulan langsung ke rekening penerima.
|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Riau dalam Menjaga Ketahanan Energi

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…

18 hours ago

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

3 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

3 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

4 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

5 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

5 days ago

This website uses cookies.