LHOKSEUMAWE – Gerak jalan santai dalam menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, berakhir ricuh Minggu (31/8/2025) pagi. Sejumlah peserta tumbang dan aneka hadiah dirampas peserta.
Belum diketahui berapa jumlah korban yang harus dilarikan ke sejumlah rumah sakit.
Kericuhan berawal saat pembagian kupon hadiah bagi peserta gerak jalan santai, dan secara spontan peserta langsung mengambil hadiah dengan berebutan, hingga akhirnya banyak peserta pingsan.
Salah seorang peserta gerak jalan santai, Aldo, menyebutkan, kericuhan tersebut terjadi pada saat pembagian kupon, dan peserta yang mendapatkan kupon adalah orang-orang yang berada di barisan terdepan.
“Dan titik lokasi pembagian kupon hanya satu titik, karena orang terlalu ramai dan banyak tidak mendapat kupon akhirnya ricuh,” kata Aldo.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan di lokasi menyebutkan, polisi telah memanggil penyelenggara.
“Panitia kita minta keterangan, seperti apa persiapannya kemarin sampai dengan tadi pembukaan dan apa yang menjadi kendala hari ini menjadi evalusi kedepan,” sebut Ahzan.
Ahzan menyebutkan, terkait kericuhan tersebut, pihaknya bakal lakukan investigasi baik itu untuk penyebabnya, ketidaksiapan panitia, dan juga kurangnya koordinasi beberapa pihak sehingga hal ini kenapa terjadi.
Pada saat pembukaan gerak jalan santai berlangsung aman, tertib, dan lancar. Hanya saja pada saat pembagian kupon beberapa pejalan kaki ataupun peserta tidak mendapatkannya.
“Faktor cuaca juga cukup panas, para pejalan kaki juga capek, kemudian masyarakat munkin melihat ada ke tidak profesional dari panitia sehingga timbul gejolak ricuh,” sebutnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

