Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lhokseumwe, Therry Gautama
LHOKSEUMAWE – Tim Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menelusuri sejumlah aset PT Patriot Nusantara Aceh (Patna), perusahaan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe.
Kepala Seksi Intelijen, Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Therry Gautama, menyebutkan penyidik masih mendalami seluruh keterangan dari para saksi.
“Kita kroscek keterangan para saksi dalam tahap penyidikan. Jadi, proses pemeriksaan saksi masih berlangsung ditahap penyidikan ini,” terang Therry.
Dia menyebutkan, jaksa sudah meminta audit kerugian negara Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh. “Surat ke BPKP untuk audit kerugian negara sudah kita kirim, sembari kita terus mendalami keterangan para saksi,” terangnya.
Dia menyebutkan, penyidik memetakan kasus dugaan korupsi itu secara terang benderang. Sehingga, siapa pun yang terlibat akan mempertanggungjawabkannya di muka persidangan.
“Kami pastikan transparan dalam penyidikan ini,” terangnya.
Sebelumnya jaksa menyidik dugaan korupsi pengelolaan KEK Arun Lhokseumawe. Puluhan pejabat BUMN telah diperiksa dalam kasus ini. PT Patna sebagai pengelola KEK Arun didirikan dengan kepemilikan saham PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Pembangunan Aceh (PEMA).
|KOMPAS
Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan petani di wilayah Madiun Raya dapat memenuhi kebutuhan…
BANDA ACEH – AMODA Hotel By Sativa resmi menghadirkan gedung baru dengan penambahan berbagai fasilitas…
Gelontorkan 4,7 Milyar Anggaran Aceh Timur — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus menggenjot pembangunan infrastruktur…
ACEH TAMIANG— Upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus resiliensi masyarakat di wilayah rawan bencana terus dilakukan…
ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengatakan, pihaknya akan menggelontorkan…
Sumbawa– PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat dukungan terhadap peningkatan produktivitas sektor perikanan melalui optimalisasi…
This website uses cookies.