ACEH UTARA– Bank Syariah Indonesia (BSI) Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh hingga kini masih memproses pembuatan rekening untuk koperasi desa merah putih di kabupaten itu. Praktis belum ada koperasi yang beroperasi memulai usaha.
Kepala Cabang BSI Lhoksukon, Arief Dermawan, dihubungi Minggu (10/8/2025) menyebutkan belum ada koperasi yang mengajukan modal usaha di bank plat merah itu.
“Saat ini sebagian besar masih pembuatan rekening bank. Prosesnya sedang berjalan, sebagian sudah selesai rekeningnya,” terang Arief.
Dia menyebutkan, untuk kredit modal usaha, BSI salah satu bank yang ditunjuk pemerintah sebagai penyaluran modal usaha untuk koperasi desa merah putih di Aceh. Namun, secara teknis, sambung Arief, BSI masih menunggu detail aturan dari pemerintah.
Dia menyebutkan, akhir Juli 2025, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 49 Tahun 2025 tatacara peminjaman pendanaan koperasi merah putih. Namun, secara teknis masih menunggu peraturan turunan untuk jaminan pinjaman dan lain sebagainya.
“Untuk Aceh, BSI menjadi bank yang memberikan kredit permodalan koperasi desa merah putih. Kami menunggu detail teknisnya,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, sebanyak 852 koperasi desa merah putih terbentuk di Kabupaten Aceh Utara sejak pertengahan Juli 2025 lalu. Aceh Utara merupakan koperasi terbanyak di seluruh kabupaten/kota di Aceh.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

