ACEH UTARA – Sejumlah pejabat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, memegang kuas dan mengecat ruangan rawat inap penyakit saraf. Kegiatan itu rutin digelar tiap Jumat dengan swadaya bersama.
Jika biasanya mereka sibuk dibalik meja, memegang alat kesehatan, kini memegang kuas untuk ngecat dinding. Setiap Jumat beda dinding ruangan yang akan dicat.
Mereka terdiri para wakil direktur hingga kepala bagian di rumah sakit plat merah itu. Awalnya, dinding itu dicat kuning dan sudah terlihat kusam.
“Jadi, saya ambil kebijakan, saya belikan cat ukuran gede. Saya ajak semua pejabatnya ngecat. Saya juga ngecat. Kalau staf kerja itu sudah biasa, sekarang pejabatnya dong,” terang Direktur RSUCM Aceh Utara, dr Syarifah Rohaya, Sp.M, Jumat (25/7/2025).
Dia menyebutkan, pengecatan itu menggunakan dana swadaya. Sehingga rasa kebersaam dan tanggungjawab timbul dari para pejabat untuk melayani pasien di rumah sakit.

“Kalau dindingnya putih, bersih pasti akan buat nyaman pasien dan keluarganya. Kami kerjakan sendiri, sekaligus gotong royonglah tiap Jumat,” katanya.
Apalagi, sambung Rohaya, kebijakan bersih-bersih lingkungan sudah menjadi kebijakan Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa.
“Kami semua memastikan kenyamanan pasien. Apalagi rumah sakit ini menjadi sentral di tengah-tengah Provinsi Aceh. Ini menjadi tanggungjawab kita semua untuk memberi pelayanan cepat, tepat dan terbaik untuk masyarakat, ini demi Aceh Utara bangkit, ” pungkasnya.
|RIL| DIMAS

Subscribe to my channel

