Categories: Polhukam

Ketua Forbes DPR-DPR RI Aceh TA Khalid; Kembalikan 4 Pulau Aceh tanpa Syarat

LHOKSEUMAWE – Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR dan DPD RI asal Aceh, TA Khalid menyatakan Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian wajib mengembalikan empat pulau milik Aceh tanpa syarat apa pun. Bagi rakyat Aceh, empat pulau itu soal marwah (harga diri).

Empat pulau itu diserahkan ke Sumatera Utara lewat keputusan Mendagri dengan dalih kedekatan wilayah.

“Seluruh anggota DPR dan DPD RI sudah sepakat, sikap kita bulat. Empat pulau itu wajib dikembalikan, tanpa syarat apa pun. Aceh siap mempertahankan empat pulau itu atasnama harga diri,” terang politis Partai Gerindra itu, Sabtu (14/6/2025).

Dia menyarankan Menteri Tito Karnavian agar segera mengakui kekhilafan keputusan itu sebelum muncul gerakan rakyat lebih besar di Aceh. Apalagi, sambungnya, penetapan batas wilayah antara Aceh dan Sumetara Utara mengacu pada undang-undang pendirian Provinsi DI Aceh tahun 1956 yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno.

“Kekhilapan menteri harus diakui. Kita ini harus terbiasa mengoreksi keputusan yang salah, jangan malu. Tidak mungkin keputusan menteri mengalahkan undang-undang. Saya yakin, persoalan ini segera selesai,” terangnya.

Dia pun mengajak masyarakat Aceh tidak terprovokasi hingga putusan dikeluarkan. Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf akrab disapa Mualem segera bertemu dengan Mendagri Tito Karnavian.

“Opsinya hanya satu, kembalikan empat pulau it uke Aceh. Seluruh anggota DPR dan DPD RI akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Kami bersama rakyat Aceh,” peungkasnya.

Sekadar diketahui, polemik empat pulau ini berlangsung lama. Kali ini, Aceh meminta diakhiri dan dikembalikan ke Provinsi Aceh.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Yuk Ngopi Cantik di ACE INN Hotel Banda Aceh

BANDA ACEH — Menikmati kopi dan hidangan sambil bersantai kini menjadi salah satu pilihan masyarakat…

12 hours ago

Mengintip Peran Strategis Rekind dalam Pembangunan Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia

Di balik pembangunan Pabrik Soda Ash pertama di Indonesia terselip peran strategis PT Rekayasa Industri…

12 hours ago

Berbulan-bulan Bertahan di Tenda, Enam KK Korban Banjir Blang Peuria Menanti Kepastian Hunian

ACEH UTARA — Banjir yang melanda Desa Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, pada 26…

14 hours ago

14 Rumah Penyintas Banjir Aceh Utara Terbelangkalai, BNPB Angkat Bicara

LHOKSUKON- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI berjanji menyelesaikan pembangunan 14 rumah atau hunian tetap…

1 day ago

Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Timur Borong Tiga Penghargaan Di Banda Aceh

Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky,…

1 day ago

Enam Nama, Enam Gagasan di Bursa Rektor Unimal 2027–2030

LHOKSEUMAWE — Bursa pemilihan Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) periode 2027–2030 mulai mengerucut. Hingga penutupan pendaftaran, enam…

2 days ago

This website uses cookies.