Categories: Advertorial

Waspadai 10 Penyakit Terbanyak Dirawat di RSUCM Aceh Utara

WAKIL Direktur Pelayanan dan Penunjang Medik, Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, dr Abdul Mukti, melansir 10 penyakit yang dirawat selama tahun 2024.

Sepuluh penyakit itu untuk rawat jalan yaitu LBP atau law back pain (Nyeri Pinggang Bawah) sebanyak 12.896 orang, dyspepsia, stroke, tinea corporis, presbyopia.

Berikutnya, jantung hypertensi sebanyak 2.453 orang, Ca. Mammae, scabies sebanyak 1.937 orang, katarak dan stiqmatisma.

Ruang konsultasi dokter di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara |BAKATA

Sedangkan untuk pasien rawat inap didominasi menderita penyakit thypoid, anemia, infeksi virus  , gagal ginjal, jantung hypertensi.

Lalu penyakit GEA, infeksi bakteri, DM, TB Paru, dan gagal ginjal.

“Sepuluh pernyakit dengan jumlah pasien terbesar itu menjadi perhatian serius kita, sehingga kolega kita di Dinas Kesehatan Aceh Utara bisa mengedukasi masyarakat tentang 10 penyakit ini,” terang Mukti, Jumat (13/6/2025).

Untuk pelayanan di rumah sakit, sambung Mukti, tim dokter dan tenaga kesehatan sudah berpengalaman. Sehingga mampu mengatasi penyakit tersebut.

Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang Medik, Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, dr Abdul Mukti |BAKATA

Budayakan 5S

Dia mengingatkan tenaga medis untuk terus membudayakan 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun). Bagi seluruh tenaga medis, sambung Mukti, budaya 5S itu sudah hapal luar kepala.

Namun, terkadang sambung Mukti, rutinitas dan tekanan pekerjaan membuat alpa akan budaya itu. “Bu Direktur RSUCM [dr Syarifah Rohaya, Sp.M] setiap kali telusur ruangan itu, selalu mengingatkan 5S. Kami memaklumi tekanan pekerjaan membuat kadang-kadang alpa juga, tapi kita ingatkan lagi,’ terangnya.

Salah satu rungan di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara |BAKATA

Bagi masyarakat yang berobat di rumah sakit, sudah dipastikan dengan penuh kekhawatiran. Terkadang, senyum dan keramahan sudah menyembuhkan 50 persen dari penyakitnya.

“Karena itulah, kita ingatkan lagi keramahan terhadap pasien dan keluarganya,” pungkas Mukti.

|ADVERTORIAL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Ketika Krueng Peuto Meluap Lagi: Kesedihan Warga Tiga Desa Menghadapi Banjir Berkali-kali…

ACEH UTARA — Minggu dini hari, 24 Mei 2026, ketika sebagian besar warga masih terlelap,…

8 hours ago

Simpang Ulim Jadi Pusat Takbir Keliling Idul Adha, Bupati Al- Farlaky Ajak Meriahkan Syiar Islam

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si mengajak seluruh masyarakat untuk…

8 hours ago

Pemkab Aceh Timur Serahkan Ribuan Data Korban Bencana Tahap II ke Kemendagri

IDI — Pemerintah Kabupaten Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mempercepat proses pemulihan pascabencana dengan menyerahkan…

15 hours ago

Warga Imbau Tidak Dekati Area Sumur Bor Gas di Blang Rubek

ACEH UTARA – Warga memasang spanduk larangan mendekati area sumur bor gas di kawasan perkebunan…

17 hours ago

Saat TA Khalid Video Call Menteri PU, Percepat Pembangunan Jembatan Sawang Aceh Utara

Harapan baru mulai menyelimuti warga Desa Gunci dan Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara,…

18 hours ago

Listrik Padam, Warga Aceh; PLN Harus Ganti Rugi…

LHOKSUKON— Sejumlah masyarakat di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mengeluh akan pemadaman…

2 days ago

This website uses cookies.