LHOKSEUMAWE – Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Lhokseumawe menerima putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe yang memvonis terdakwa kasus pembunuhan istri dokter di daerah setempat dengan hukuman 10 tahun kurungan penjara dari tuntutan 14 tahun.
“Jaksa Penuntut Umum menerimanya, karena putusan masih diatas 2/3 dari tuntutan, dan itu sesuai dengan SOP,” kata Kasi Intelijen Therry Gutama, Selasa, 18 Maret 2025.
Therry menyebutkan, perbuatan terdakwa dipicu oleh karena sakit hati akibat diceraikan dan diberhentikan kerja oleh dr Sukardi, meskipun begitu terdakwa telah menyesali perbuatannya.
“Jadi kita menerima putusan majelis hakimnya, dan saat ini terdakwa Wulandari ditahan di Lapas Kelas II A Lhokseumawe,” imbuhnya
Sebelumnya majelis hakim Pengadilan Negeri Lhokseumawe menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada WL (36), terdakwa kasus pembunuhan Laksmiwati Anggraini (62), istri dokter Sukardi. Putusan ini dibacakan dalam sidang yang digelar pada Kamis, 13 Maret 2025.
Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Budi Sunanda, didampingi Hakim Anggota Khalid dan Fitriani, serta Panitera Pengganti Nurul Fhukmiah. Vonis tersebut memperhitungkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dan menetapkan bahwa terdakwa tetap ditahan.
|DIMAS
Pemerintah Kabupate Aceh Timur resmi menyalurkan Rp 118.935.000.000 atau 118,9 miliar bantuan dana u tuk…
LHOKSEUMAWE – Ratusan masyarakat di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh merubah status pekerjaan di Kartu Tanda…
Bur Telege kini semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di dataran tinggi Gayo.…
ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si melakukan Peusijuek calon jamaah haji…
ACEH UTARA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara memusnahkan barang bukti 77 perkara tindak pidana umum…
LHOKSUKON- Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mengungkapkan temuan yang memicu penyebab status desil…
This website uses cookies.