ACEH UTARA | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tahun Ajaran 2024/2025 dari Universitas Malikussaleh melaksanakan program inovatif berupa Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) di Desa Glok, Kecamatan Syamtalira Arun, pada Selasa (23/01/2025). Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam bidang budidaya ikan dan memanfaatkan lahan sempit untuk menghasilkan pangan mandiri.
Sebanyak 12 mahasiswa dari berbagai jurusan yang tergabung dalam Kelompok 142, yaitu Muhammad Basyir (Akuntansi), Muhammad Ryan (Akuakultur), Fadillah (Administrasi Publik), Milda Khoiriah Nasution (Teknik Sipil), Selvi Diana (Teknik Industri), Nabila Tunnisa (Agribisnis), Alya Novyandini Zahra (Hukum), Hasna Yarita (Ilmu Komunikasi), Satria Abel (Teknik Informatika), Dicky Ardinu (Teknik Industri), Nisdariati (Akuntansi), dan Siti Mursyidah (Ekonomi Syariah), terlibat aktif dalam pelaksanaan program ini di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan, Halidah Bahri, S.E., M.S.M.
Program Budikdamber ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat di Desa Glok. “Kami berharap program ini dapat menjadi alternatif yang mudah dan ekonomis bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Muhammad Ryan sebagai Ketua HUMAS dari Kelompok 142.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan materi kepada warga tentang cara membuat Budikdamber, mulai dari pemilihan bahan seperti ember dan benih ikan, pengisian media air, hingga cara merawat ikan dan tanaman. Masyarakat juga diajak untuk memahami konsep sederhana yang diterapkan dalam Budikdamber, di mana air bekas budidaya ikan dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman.
“Program ini sangat bermanfaat bagi kami karena tidak memerlukan lahan yang luas dan bisa dilakukan di rumah,” ujar Pak Putra, sebagai Sekretaris Desa. Program ini juga disambut baik oleh Kepala Desa Glok, yang berharap Budikdamber dapat menjadi program berkelanjutan dan diadopsi lebih luas oleh masyarakat.
Halidah Bahri, S.E., M.S.M., selaku dosen pembimbing lapangan, menyampaikan bahwa program Budikdamber merupakan wujud nyata dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. “Kami sangat bangga dengan inisiatif mahasiswa yang mengajarkan konsep inovatif ini kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Glok,” ujar Halidah.
Mahasiswa Kelompok 142 berharap program Budikdamber dapat meningkatkan kemandirian pangan masyarakat dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk melaksanakan program serupa di lokasi KKN masing-masing. Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan warga Desa Glok
|MUMUL

Subscribe to my channel

