PolhukamPraktik Prostitusi di Lhokseumawe, Tarif Rp 500 Ribu...

Praktik Prostitusi di Lhokseumawe, Tarif Rp 500 Ribu…

LHOKSEUMAWE- Tim Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menangkap tiga orang diduga terlibat praktik prostitusi di Gedung Eks Cunda Plaza, Kota Lhokseumawe.

Mereka yang ditangkap yaitu dua wanita berinisial HS (29) dan NA (20) dan PH (23) selaku mucikari.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Lhokseumawe, Heri Maulana kepada wartawan di Lhokseumawe, Rabu (15/1/2025) menyebutkan, penangkapan itu di sebuah bangunan persis belakang Gedung Eks Cunda Plaza.

“Jadi, HS dan NA ini pelakunya. PH sebagai mucikari,” katanya.

Saat ditangkap, mereka dalam kamar dan terpaksa didobrak. Biaya prostitusi itu Rp 100.000 untuk sewa tempat dan Rp 500.000 untuk wanita. Menurut pengakuan pelaku, mereka baru dua kali melakukan praktik terlarang itu.

Praktik prostitusi itu sambung Heri terungkap karena laporan masyarakat yang curiga terhadap lokasi itu. Sehingga masyarakat melaporkan ke Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe. Saat didatangi petugas, informasi dari masyarakat itu ternyata benar.

“Kami apresiasi laporan masyarakat, sekarang keduanya di kantor untuk proses hukum berikutnya.Keduanya akan dikenakan sanksi hukuman cambuk,” terangnya.

Dia mengimbau orang tua menjaga pergaulan anaknya sehingga tidak terjerumus dalam praktik prostitusi yang marak akhir-akhir ini.

“Para orang tua kami imbau, agar menjaga pergaulan anaknya. Saat malam hari, harap diawasi anaknya jangan pulang terlalu malam. Praktik prostitusi umumnya terjadi malam hari, bedasarkan kasus yang kita tangkap selama ini,” pungkasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Akses Jalan Masih Terbatas, BPH Migas Jamin Pasokan BBM Jangkau Wilayah Terdampak Bencana Aceh

ACEH TENGAH | Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas...

19 Jembatan Baylei Dibangun di Aceh Utara, Dua Pekan Rampung

ACEH UTARA– Sebanyak 19 jembatan bailey dibangun di sejumlah...

Penanganan Pascabencana di Aceh Tamiang Capai Progres Signifikan

ACEH TAMIANG - Koordinator Penanggulangan Bencana di Aceh Tamiang,...

BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM Untuk Nelayan di Nias Utara

NIAS - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi...

Bupati Al-Farlaky ; 8 Jembatan Putus Dikerjakan TNI di Aceh Timur

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...