LHOKSEUMAWE- Calon Wali Kota Lhokseumawe dan Calon Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Fathani dan Zarkasyi nomor urut 4, mengungkap sejumlah temuan tim lapangan sepanjang masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Lhokseumawe. Mereka menemukan dugaan aparatur sipil negara dan pejabat Kota Lhokseumawe tidak netral dan mengarahkan dukungan pada calon tertentu. Selain itu, ratusan alat peraga kampanye pasangan ini dirusak oleh orang yang tidak diketahui identitasnya.
“Ada juga black campaign (kampanye hitam) untuk kami berdua, mulai dari latar belakang keluarga dan masuk ke ranah privasi. Kami minta itu dihentikan, rakyat sudah cerdas, tidak ada terpengaruh isu-isu yang tidak bisa dibuktikan,” kata Fathani dalam konferensi pers di media center pemenangannya di Lhokseumawe, Sabtu (23/11/2024).
Dia menyebutkan, narasi buruk yang disampaikan itu sungguh tidak mencerminkan pesta demokrasi dan kedewasaan berpolitik.
“Kami hirarki partai sudah melaporkan semua temuan itu ke Pak Prabowo Subianto selaku ketua umum Partai Gerindra, dan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadailia,” terang Fathani.
Dia menyebutkan, bukti-bukti dugaan pelanggaran telah dikumpulkan dan dilaporkan ke Prabowo Subianto sekaligus Presiden RI. “Kami juga laporkan ke Panwaslih Lhokseumawe,” terangnya.
Dia menyebutkan, soal bukti-bukti tersebut akan ditindaklanjuti oleh tim DPP Partai Gerindra ke sejumlah aparatur negara untuk menertibkan pejabat daerah yang nakal dan berpihak.
“Kami sudah komunikasi langsung dengan Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya. Beliau mengatensi laporan ASN tidak netral di nomor 081317633727. Rakyat Lhokseumawe kami minta berpartisipasi melaporkan jika melihat ASN tidak netral dalam Pilkada,” terangnya.
Diakhir konferensi pers, Fathani dan Zarkasyi mengajak seluruh rakyat Lhokseumawe memberikan hak pilih pada 27 November 2024 mendatang. “Jangan golput, gunakan hak pilih. Besok mulai masa tenang, mari kawal Pilkada agar jujur dan adil,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, Fathani dan Zarkasyi diusung oleh Partai Golkar dan Partai Gerindra. Keduanya berlatarbelakang pengusaha sukses di Kota Lhokseumawe.
|DIMAS

Subscribe to my channel

