LANGSA- Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menolak menampung 36 etnis Rohingya yang kini ditampung sementara di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bireuen.
Pj Walikota Langsa, Syaridin mengatakan berdasarkan kesepakatan dengan Forkompinda untuk saat ini etnis Rohingya yang berada di Bireuen tidak bisa ditampung.
“Saat ini Langsa tidak siap untuk menampung 36 etnis Rohingya itu, dikarenakan kondisi tempat penampungan tidak memadai seperti tidak ada sanitasi dan air,” kata Syaridin per telepon.
Dia pun menanyakan Bireuen kenapa tidak bisa menfasilitasi terkait pengungsi etnis Rohingya tersebut.
Sebelumnya, Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemko Langsa terkait rencana pemindahan imigran Rohingya tersebut.
“Kita menunggu tanggapan dari Pemerintah Langsa disana ada tempat penampungan,”katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sebanyak 36 warga Rohingya, Myanmar ditemukan warga Gampong Matang Pasi, Kecamatan Peudada, Bireuen, Aceh, Senin (16/10/2023).
Namun, ketika warga mengecek ke pantai tempat mereka mendarat itu tidak ditemukan kapal yang digunakan untuk mengangkut warga Rohingya tersebut.
|MULMUL
LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh melansir data terbaru kebakaran di Komplek Perdede, Desa…
Lhokseumawe - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali mencatatkan capaian strategis yang memperkuat reputasinya sebagai salah…
Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Anggota DPR RI Komisi…
LHOKSEUMAWE– Ratusan masyarakat Provinsi Aceh kini merubah status desil kependudukan lewat aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi…
LHOKSUKON- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meresmikan pengoperasian kembali Bendungan Krueng Pase di Desa…
LHOKSUKON- Sebanyak 77 unit rumah di Komplek Perdede, Desa Kampung Jawa Lama, Banda Sakit, Kota…
This website uses cookies.