ACEH TIMUR – Tim Polres Aceh Timur, Provinsi Aceh, menyelidiki kasus dugaan bocor gas mengakibatkan 29 warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur terpaksa dirawat di rumah sakit.
Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah dihubungi per telepon, Senin (25/9/2023) menyebutkan, dirinya telah mengintruksikan tim turun ke lokasi kejadian.
“Kita turunkan tim ke lapangan untuk mengecek prosedur yang sudah dilakukan oleh PT Medco E&P Malaka. Kita selidiki,” terang Andy.
Dia menyebutkan, di luar konteks penegakan hukum, tim Polsek Banda Alam juga telah membantu masyarakat untuk dilarikan ke rumah sakit. Pasalnya, masyarakat mengeluh mual, pusing dan muntah. Diduga menghirup udara berbau gas dari PT Medco tak jauh dari desa mereka.
“Polisi turut membantu warga, baik yang dilarikan ke rumah sakit maupun yang mengungsi di halaman kantor camat Banda Alam. Upaya pertolongan pertama kita bantu maksimal untuk warga,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Aceh Timur, TM Yunus, belum menjawab pesan singkat yang dikirimkan. Sedangkan dihubungi per telepon, handphone TM Yunus tidak aktif hingga berita ini ditayangkan.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 29 warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur terpaksa dirawat di Rumah Sakit Zubir Mahmud Aceh Timur. Mereka mengeluh pusing, mual dan muntah. Sedangkan ratusan warga lainnya hingga sore ini mengungsi di halaman Kantor Camat Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur.
|KOMPAS
Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…
ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…
LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…
LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…
LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa, meminta agar…
IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku kompleksitas masalah lapangan membuat pembangunan hunian…
This website uses cookies.