LHOKSEUMAWE – Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, M Amin, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Badan Kepegawaian Nasional (BKN) menyetujui pengunduran diri itu.
Kepala Hubungan Masyarakat, Pemerintah Kota Lhokseumawe, Darius, dihubungi per telepon, Rabu (5/7/2023) membenarkan permohonan pengunduran diri itu. Menurutnya, alasan yang digunakan M Amin yaitu soal kesehatan.
“Beliau sudah lama kesehatannya kurang baik, terutama jantung. Sisi lain, beliau juga sudah memasuki masa persiapan pensiun,” kata Darius.
Dia menyebutkan, Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Imran, juga menyetujui permohonan pengunduran diri itu. Selain itu, diangkat Bukhari, sebagai pelaksana tugas kepala dinas di Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Kota Lhokseumawe.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lhokseumawe, Irsyadi, dihubungi terpisah, menyebutkan BKN Pusat telah menyetujui pengunduran diri M Amin.
“Beliau alasannya faktor kesehatan,” kata Irsyadi.
Dia menyebutkan, pengisian jabatan juga sudah dilakukan. Sehingga tidak ada kendala dalam menjalankan dinas dan melayani masyarakat.
“Sudah diisi sementara oleh Bukhari,” pungkasnya.
Dengan mundurnya M Amin, tahun ini, sudah dua kepala dinas mengundurkan diri di Pemerintah Kota Lhokseumawe. Sebelumnya, Kepala Satuan Polisi dan Pamong Praja, Kota Lhokseumawe, Zulkifli, mengundurkan diri pada 6 Januari 2023 dengan alasan ingin kembali menjadi guru di bawah Kementerian Agama RI.
|KCM
LHOKSEUMAWE- Sayed Dahlan Alhabsy akrab disapa Sayed Art, siang itu, menghadiri pementasan kisah hidupnya di…
ACEH TAMIANG- Sebanyak 120 anak-anak berkebutuhan khusus dari Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina Aceh…
Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membongkar dugaan praktik permainan harga beras fortifikasi…
Bupati Al- Farlaky Tegaskan Tak Anti Kritik, Asalkan Konstruktif Ruang Dialog Bersama Insan Pers Terbuka…
ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., memimpin rapat bersama warga…
LHOKSUKON – Sebanyak 50 tim Rapai Pase menabuh rapai (alat musik tradisional) di Desa Dayah…
This website uses cookies.