Categories: News

Nah Lo, Ini Masalah Sampah di Lhokseumawe

Lhokseumawe – Dinas Lingkungan Hidup Lhokseumawe, mencatat produksi sampah rumah tangga di kota itu pasca Hari Raya Idul Adha mencapai 115 ton per hari.

Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan pada hari biasanya dengan kalkulasi timbangan hanya 90 sampai 95 ton per harinya.

“Apalagi sebelum dan sesudah hari besar seperti hari raya Idul Adha, sampah meningkat, ditambah lagi hampir semua di desa berqurban maka produksi sampah meningkat,” kata Kepala DLHK Lhokseumawe, Syoeib,  Rabu (5/7/2023).

Sejauh ini kata Syoeib, petugas mengalami keterbatasan alat berat dalam pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) di Desa Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhoseumawe.

“Walapun dengan keterbatasan alat berat, kami terus mengupayakan alat berat untuk mangatasi sampah di TPA, kadang kami menyewa alat berat dan penjam pakai dari pihak lain,” katanya.

Pihaknya berharap, wacana pembangunan sistem pengelahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pemecahan sampah (TPS-3R) dari Kementrian PUPR memalui Dinas PUPR Lhokseumawe dapat terealisasikan di tahun depan. Dengan adanya TPS-3R sampah residu di TPA sekitar 30 sampai 40 persen.

“Insyaallah kedepan akan dianggarkan 1,4 milyar untuk direncanakan pembangunan TPS-3 R. Maka tidak hanya pengelolaan tapi ada pengelohan sampah. Selama ini hanya pengelolaan sampah, artinya hanya pengangkatan dari hilir dibuang ke hulu,” katanya.

Kepala DLHK Lhokseumawe, Syoeib, menghimbau kesadaran masyarakat agar buang sampah pada tempat yang terlah disediakan oleh petugas. Jangan menggunakan lahan kosong menadi tempat pembuangan sampah.

“Kami sangat menyayangkan, kadang sudah ada rambu larangan buang sampah tapi masih ada masyarakat buang sampah di tempat yang sama. Kami sudah tempatkan beberapa bin sampah juga, saya pikir dengan apa yang diupayakan Pj Walikota untuk menggenjot dan mengupayakan berbagai berbagai gebrakan untuk mengatasi sampah mari sama- sama kita dukung agar lingkungan bersih dan indah terlihat,” pungkasnya.

|DIMAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

2 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

5 days ago

This website uses cookies.