LHOKSEUMAWE – Penyidik Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menggelah sejumlah ruangan di Kantor Wali Kota Lhokseumawe dan Kantor PT Pembangunan Lhokseumawe, Kamis (6/4/2023).
Penggeladahan menyusul penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Rumah Sakit Arun Lhokseumawe.
Kepala Seksi Intelijen, Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Therry Gautama, dalam keterangan tertulisnya, menyebutkan, penggeledahan itu mulai dari ruang bagian hukum ekonomi, para asisten, bagian umum dan ruangan sekretaris daerah.
Sedangkan di kantor PT Pembangunan Lhokseumawe ruangan yang digeledah yaitu ruangan direktur utama, direktur umum, dan direktur pengembangan. Penyidik juga memeriksa sejumlah arsip perusahaan milik daerah itu.
“Kami juga menyita beberapa dokumen yang terkait dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi ini, dokumen itu mulai tahun 2016 hingga 2022 lalu,” kata Therry.
Dia menjelaskan, penyidikan kasus itu fokus pada pengelolaan keuangan. Data yang diperoleh penyidik, sepanjang tahun 2016 hingga 2022, PT rumah Sakit Arun mengelola dana sebesar Rp 942.000.000.000.
“Penyidikan ini terus berlangsung, hingga pada akhirnya penyidik mengumumkan tersangka kasus ini,” pungkasnya.
Sebelumnya penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi ini telah dimulai sejak Januari 2023 lalu. Pemerintah Kota Lhokseumawe telah mencopot seluruh direksi rumah sakit itu dan mengambil alih pengelolaan rumah sakit. Belum ada tersangka dalam kasus ini.
|KOMPAS
LHOKSEUMAWE- Sayed Dahlan Alhabsy akrab disapa Sayed Art, siang itu, menghadiri pementasan kisah hidupnya di…
ACEH TAMIANG- Sebanyak 120 anak-anak berkebutuhan khusus dari Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina Aceh…
Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membongkar dugaan praktik permainan harga beras fortifikasi…
Bupati Al- Farlaky Tegaskan Tak Anti Kritik, Asalkan Konstruktif Ruang Dialog Bersama Insan Pers Terbuka…
ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., memimpin rapat bersama warga…
LHOKSUKON – Sebanyak 50 tim Rapai Pase menabuh rapai (alat musik tradisional) di Desa Dayah…
This website uses cookies.