LHOKSEUMAWE – Dua pekan selama bulan Ramahdan tahun ini, jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan udara di Bandara Sultan Malikussaleh, Aceh Utara, Provinsi Aceh, menurun.
Kepala Bandara Malikussaleh, A Sofyan Rasad, pada wartawan di bandara itu, Kamis (6/4/2023) menyebutkan, penurunan penumpang mencapai 50 persen.
“Sekarang penumpang yang datang dan pergi dari bandara ini hanya sekitar 30 orang dari 72 kursi yang tersedia,” katanya.
Dia memprediksi, jumlah penumpang kembali stabil memasuki Minggu ketiga bulan Ramadhan dan menjelang lebaran Idul Fitri. Dia menyebutkan, maskapai penerbangan yang melayani rute itu hanya Wings Air dengan ketersediaan 72 seat.
Jika melihat arus mudik tahun lalu, sambung A Sofyan Rasad, kenaikan jumlah penumpang mulai terjadi pada H-7 lebaran. “Sampai sekarang belum ada informasi penambahan jumlah maskapai atau pesawat ke Malikussaleh. Jika pun ada penambahan jumlah penerbangan, kami pasti dengan senang hati menyetujuinya,” terangnya.
Ia mengatakan kini pelayanan penerbangan sudah ada setiap hari dengan jadwal pada, Senin, Rabu, Jumat dan Minggu dari Kuala Namu sekitar jam 14.00 WIB dan tiba di Bandara Malikussaleh 15.00 WIB. Kembali terbang ke Kualanamu dari Bandara Malikussaleh sekitar jam 15.20 WIB.
Sedangkan Selasa, Kamis dan Sabtu terbang dari Kuala Namu pukul 11.45 WIB dan tiba di Bandara Malikussaleh pukul 12.50 WIB dan terbang lagi sekitar pukul 13.15 WIB.
|DIMAS
BENER MERIAH - Jalan lintas provinsi menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi…
ACEH UTARA — Minggu dini hari, 24 Mei 2026, ketika sebagian besar warga masih terlelap,…
Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si mengajak seluruh masyarakat untuk…
IDI — Pemerintah Kabupaten Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mempercepat proses pemulihan pascabencana dengan menyerahkan…
ACEH UTARA – Warga memasang spanduk larangan mendekati area sumur bor gas di kawasan perkebunan…
Harapan baru mulai menyelimuti warga Desa Gunci dan Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara,…
This website uses cookies.