ACEH UTARA – Manajemen Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, melansir tiga warga kabupaten itu meninggal dunia diduga karena mengalami gagal ginjal akut.
Hubungan Masyarakat RSUCM Aceh Utara, Harry Laksmana pada wartawan Rabu (26/10/2022) menyebutkan, ketiga pasien itu masuk ke rumah sakit plat merah itu dengan keluhan sakit perut pada September 2022. Setelah itu, langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh untuk mendapat penanganan medis.
“Satu orang meninggal dunia di sini (RSUCM). Dua lainnya meninggal di RSUZA. Itu data dari Aceh Utara yang sudah dihitung dalam akumulasi jumlah korban pasien yang meninggal diduga gagal ginjal oleh Dinas Kesehatan Aceh,” katanya.
Dia menyebutkan, pihaknya tidak mengetahui penyebab gagal ginjal akut tersebut. Hingga saat ini, sambung Harry, tim medis terpadu masih berusaha mencari penyebab kematian bayi tersebut.
“Belum diketahui penyebab awalnya antara sakit awal dan pemberian obat Paracetamol sirup dan sebagainya sehingga terjadi keadaan mengarah kepada gagal ginjal akut pada anak,” kata Harry.
Sejauh ini, sebutnya, masyarakat diminta untuk berkonsultasi ke dokter jika anak mengalami demam atau sakit lainnya. Sehingga bisa diberi resep sesuai kondisi saat ini oleh tim dokter.
“Sementara jangan beli obat sirup secara bebas dulu. Baiknya berobat dan konsul ke dokter, bukan membeli obat. Biarlah dokter yang memastikan obat apa yang aman dikonsumsi sesuai saran BPOM akhir-akhir ini,” terangnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

