Categories: Uncategorized

Aceh Utara Terendam Banjir, Ini Langkah Cek Mad

 

ACEH UTARA | Sebanyak lima desa terpaksa mengungsi ke dataran lebih tinggi akibat banjir yang merendam Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, sejak kemarin hingga hari ini, Sabtu (2/10/2021). Mereka mengungsi dari Desa Tanjong Awe, Tanjong Masjid, Tanjong Rengkam, Mancang dan Desa Teupin Raya, Kecamatan Samudera, Aceh Utara.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, menyebutkan total pengungsi sebanyak 380 kepala keluarga atau 640 jiwa. Plt Kepala BPBD Aceh Utara, Muzani kepada wartawan menyebutkan, sebanyak dua tanggul jebol di Desa Mancang, Kecamatan Samudera, Aceh Utara.

“Panjang tanggul jebol itu sekitar 75 meter,’ sebut Muzani.

Dia menyebutkan, pengungsi berada di empat titik di Desa Mancang, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Dua dapur umum telah didirikan.

“Bantuan masa panik berupa bahan makanan sudah didistribusikan,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib dihubungi terpisah, menyebutkan dirinya sudah mengintruksikan Dinas Cipta Karya, Aceh Utara untuk mendata kerusakan tanggul jebol dan menanganinya secara darurat.

“Jika kita mampu langsung tangani, jika tidak segera laporkan dan kita minta bantuan ke Pemerintah Provinsi Aceh,” terang pria akrab disapa Cek Mad ini.

Terpenting, fokus pemerintah saat ini, menangani pengungsi korban banjir. Apalagi, curah hujan berpotensi membuat banjir meluap ke kecamatan lainnya.

“Sekarang mulai membaik di Kecamatan Samudera. Namun, kita harus siaga. Saya intruksikan BPBD Aceh Utara, Dinas Sosial, dan Dinas Cipta Karya bekerjasama menangani banjir,” pungkasnya.

Sebelumnya banjir mengakibatkan jalanan lintas nasional terendam. Selian itu, kerusakan lainnya satu rumah dilaporkan roboh dan ratusan masyarakat mengungsi.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Perkuat Peran EPC Nasional, Rekind Bangun Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida Petrokimia Gresik

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) kembali memperkuat kiprahnya dalam pembangunan industri kimia nasional melalui kepercayaan…

21 hours ago

Pertamina Patra Niaga “Cadiak Pandai Goes to School” Kukuhkan Satuan Tugas Lingkungan Sekolah, Semarakkan Hari Inovasi Indonesia di Ulakan Tapakis

Padang Pariaman– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Aviation Fuel Terminal Minangkabau…

1 day ago

Tak Berhenti, Bupati Al-Farlaky Kembali Lobi Wamensos RI Perjuangkan Pencairan Jadup

Jakarta-- Upaya mempercepat pencairan bantuan Jatah Hidup (Jadup) bagi korban banjir di Aceh Timur terus…

2 days ago

Ketua PCNU Lhokseumawe Bekali Santri Pemahaman Turats, Tegaskan Pentingnya Penguasaan Kitab Kuning

LHOKSEUMAWE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji…

2 days ago

Forbes DPR RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga Saat Pengibaran Bendera Bintang Bulan

BANDA ACEH | Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI - DPD RI Asal Aceh, TA…

2 days ago

Mantan Kapolri Diduga Sadap Presiden Prabowo, Kini Dipenjara

JAKARTA – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diguncang kasus serius. Mantan Kapolri yang kini…

4 days ago

This website uses cookies.