LHOKSEUMAWE – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe, ikut membantu kegiatan Basic Health Asessment, yang diselenggarakan oleh International Organization for Migration (IOM).
Sekretaris PMI Kota Lhokseumawe, M. Agam Khalilullah mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengecek kesehatan Imigran Rohingya, yang ditampung di gedung Balai Latihan Kerja (BLK), Desa Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
“Jadi pengecekan kesehatan ini dilakukan secara mendalam, sehingga nantinya bisa diketahui mereka sakit apa saja dan bisa langsung diberikan tindakan medis. Kegiatan ini dimulai sejak hari Senin, 21 September 2020, diperkirakan berlangsung selama empat hari,” ujar Agam.
Agam menambahkan, dalam kegiatan tersebut tim dari PMI Kota Lhokseumawe bertugas untuk melakukan pengecekan tanda vital, seperti tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh, berat badan dan tinggi badan.
Selain itu, PMI Kota Lhokseumawe juga telah membangun empat unit kamar mandi baru dilokasi penampungan Imigran Rohingya tersebut, karena saat sekarang ini memang kebutuhan air bersih dan kamar mandi cukup penting.
“Sebelumnya kan hanya 99 Imigran Rohingya yang terdampar, kemudian terdampar lagi ratusan Imigran Rohingya ke Lhokseumawe, maka kebutuhan air bersih dan kamar mandi menjadi meningkat, makanya kita bangun empat unit lagi,” tutur Agam Khalilullah.
|ril
ACEH TIMUR — Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, Indra Kusmeran, mengajak masyarakat Kabupaten Aceh Timur…
LHOKSUKON- Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, menetapkan 21 lahan untuk pembangunan hunian tetap (Huntap)…
IDI RAYEUK | Kasus penipuan dengan modus “bantuan pejabat” kembali memakan korban. Seorang ibu asal…
LHOKSEUMAWE- Kawasan wisata Pantai Jawa Hagu (Jagu) di Desa Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti,…
LHOKSEUMAWE- Tim penyidik Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh masih mendalami penyebab kebaran di Kompleks Jalan Perdede,…
LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh akhirnya memberlakukan layanan kesehatan gratis sesuai status desil kependudukan.…
This website uses cookies.