Categories: Polhukam

3 Hari, 3 Warga Rohingya Meninggal Dunia di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Senowara (19) warga Rohingya asal Myanmar meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara, Jumat (11/9/2020). Sebelumnya, dua Rohingya juga meninggal dunia di rumah sakit yang sama.

Kepala Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Lhokseumawe, Marzuki, via telepon, menyeutkan Senowara dirawat dengan keluhan sesak nafas dan demam tinggi. Namun belum bisa dipastikan apakah Senowara terpapar virus Covid-19.

“Sampel swabnya sudah diambil. Namun hasilnya belum keluar. Ini saya sedang di pemakaman TPU Kuta Blang, Lhokseumawe untuk mengikuti prosesi pemakaman Senowara secara Islam,” kata Marzuki.

Dia menyebutkan, untuk biaya pengobatan Rohingya tersebut seluruhnya ditanggung lembaga pengungsi dunia UNHCR. Termasuk biaya makanan dan lain sebagainya.

“Pengobatan dan lain sebagainya itu dibawah tanggungjawab UNHCR. Pemko Lhokseumawe hanya memfasilitasi tempat saja,” terangnya.

Hari ini sambung Marzuki, empat Rohingya masih dirawat di rumah sakit plat merah milik Pemerintah Aceh Utara itu. Mereka semua mengeluh sesak nafas dan demam tinggi.

Dia menyebutkan, terkait berapa lama ratusan Rohingya itu akan ditampung di Gedung Balai Latihan Kerja Lhokseumawe, sambung Marzuki, pihaknya menunggu keputusan pemerintah pusat bersama UNHCR.

“Sampai sejauh ini saya belum dapat informasi sampai kapan mereka di sini. Kita tunggu keputusan UNHCR dan pemerintah pusat. Itu kewenangan ada di pemerintah pusat,” pungkasnya.

Sebelumnya 297 warga Rohingya asal Myanmar terdampar di perairan Lhokseumawe. Mereka menggunakan kapal kayu dan telah memegang kartu UNHCR. Kini, jumlah mereka 294 jiwa dan ditampung bersama ratusan Rohingya lainnya yang telah tiba lebih dulu di BLK Lhokseumawe.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

YARA Aceh Timur Ajak Masyarakat Bijak Sikapi Hoaks, Tekankan Analisa Hukum Sesuai Kode Etik Advokat

ACEH TIMUR — Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, Indra Kusmeran, mengajak masyarakat Kabupaten Aceh Timur…

5 hours ago

Pembebasan Lahan untuk Huntap Penyintas Banjir Aceh Utara Dibebankan ke APBD

LHOKSUKON- Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, menetapkan 21 lahan untuk pembangunan hunian tetap (Huntap)…

12 hours ago

Waspada Penipuan Atasnama Bupati Aceh Timur, Modus Salah Transfer Uang

IDI RAYEUK | Kasus penipuan dengan modus “bantuan pejabat” kembali memakan korban. Seorang ibu asal…

14 hours ago

Kapan Pantai Jagu Lhokseumawe Dibenahi Pemerintah?

LHOKSEUMAWE- Kawasan wisata Pantai Jawa Hagu (Jagu) di Desa Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti,…

14 hours ago

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Hanguskan 84 Rumah di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE- Tim penyidik Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh masih mendalami penyebab kebaran di Kompleks Jalan Perdede,…

1 day ago

Akhirnya, Lhokseumawe Terapkan Pemberlakuan Layanan Kesehatan Gratis Sesuai Desil Kependudukan

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh akhirnya memberlakukan layanan kesehatan gratis sesuai status desil kependudukan.…

2 days ago

This website uses cookies.