ACEH UTARA– Murhaban Jamaluddin (24) warga Desa Tanjong Dama, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (27/6/2020) sekitar pukul 20.00 WIB membakar dirinya sendiri. Belum diketahui pasti pemicu dirinya ingin bunuh diri tersebut.
Kapolsek Seunuddon, Aceh Utara, Iptu M Jamil, dalam keterangan persnya, Minggu (28/6/2020) menyebutkan, kasus itu diketahui setelah korban lari ke rumah orang tuanya dalam kondisi terbakar.
“Dia membakar dirinya di belakang rumah, persisnya di kendang kambing. Di sana kami temukan botol berisi minyak tanah, diduga itu yang digunakan untuk membakar dirinya sendiri,” kata Kapolsek.
Setelah sekujur tubuhnya terbakar, korban lari ke rumah orangtuanya Jamaluddin dan terjatuh tak sadarkan diri di ruang tamu.
Lalu, kakak kandung korban, Sabariah meminta tolong melihat kondisi adiknya. Di tengah mati listrik malam itu, mereka lalu melarikan Murhaban ke Puskesmas Seunuddon, seterusnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Aceh Utara.
“Saat kejadian listrik sedang padam. Terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia, karena lukanya sangat parah. Sekarang korban berada di rumah sakit untuk pemulihan,” katanya.
Malam itu juga, sambung Kapolsek, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara. Namun, penyebab Murhaban membakar diri belum diketahui pasti.
“Menurut cerita keluarga, korban ini kerap marah-marah sendiri. Diduga depresi. Namun belum diketahui pasti apa yang membuatnya depresi,” katanya.
Polisi sambung Kapolsek menyelidiki kasus itu dengan meminta keterangan keluarga korban. “Korban sendiri kita mintai keterangan setelah keluar dari rumah sakit nanti,” pungkasnya.
|KCM

Subscribe to my channel

