Categories: News

25 Ribu Warga Aceh Akan Rapid Test Lhokseumawe

BANDA ACEH– Sebanyak 25 ribu masyarakat Aceh akan segera dilakukan rapid test secara gratis, hal tersebut merupakan pelaksanaan dari intruksi pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, MT.

Juru Bicara Gusgas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, melalui siaran pers mengatakan, pelaksanaan rapid test massal tersebut akan dilakukan dalam yang dekat ini.

“Rapid test massal itu dilakukan berdasarkan pertimbangan epidemiologis dan pelayanan kepada masyarakat diberikan secara gratis. Secara teknis operasional, interuksi tersebut segera ditindaklanjuti oleh Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Gusgas Covid-19 Aceh, dr Hanif,” ujar Saifullah Abdulgani.

Saifullah Abdulgani menambahkan, pihaknya telah telah mendisistribusikan sebanyak 13.460 unit alat rapid test kepada Gugas Covid-19 kabupaten/kota, melalui dinas kesehatan dan rumah sakit pada Maret 2020.

Alat rapid yang telah dipergunakan sekitar 5.469 unit, masih ada sisa sekitar 7.991 unit yang siap dipergunakan. Bahkan ada 13.320 alat rapid test yang siap didistribusikan ke seluruh kabupaten dan kota di Aceh.

“Apabila rapid test unit yang tersedia belum cukup, segera diantisipasi karena persediaan di pasar juga masih terbatas. Kami akan terus melakukan yang terbaik untuk seluruh masyarakat Aceh,” tutur Saifullah Abdulgani.

Tambahnya, terhitung sejak tanggal 1 Juni 2020, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Aceh sebanyak 2.060 orang. Ada penambahan 11 orang dibandingkan data kumulatif sebelumnya.

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 106 kasus, dengan rincian sebanyak 6 orang sedang dirawat, 99 orang telah sembuh, dan 1 orang meninggal dunia. PDP meninggal di Aceh tercatat 1 kasus pada Maret 2020 lalu.

Begitu juga yang Positif Covid-19 hingga saat ini sudah mencapai 20 orang. Rinciannya, sebanyak 2 orang dalam perawatan di rumah sakit rujukan, 17 orang sudah sembuh, 1 orang meninggal dunia.

“Pasien Covid-19 yang meninggal dunia itu, seperti juga PDP di atas, terjadi pada akhir Maret 2020. Jadi, bukan kasus baru,” kata Saifullah Abdulgani.

|TG

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadir untuk Masyarakat, 1.000 Paket Sembako Disalurkan Melalui Pasar Murah di Lhokseumawe

Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…

11 hours ago

Koalisi Pemuda Aceh: Narasi Liar Terpa Bupati Aceh Timur Setelah Tuai Pujian Tangani Banjir, Berbau Politis

ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…

11 hours ago

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

21 hours ago

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…

1 day ago

Bupati Aceh Utara : Data Ulang Masyarakat Miskin, Agar JKA Tepat Sasaran

LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa, meminta agar…

2 days ago

BNPB Beberkan Kendala Pembangunan Huntara Penyintas Banjir Aceh Timur

IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku kompleksitas masalah lapangan membuat pembangunan hunian…

2 days ago

This website uses cookies.