Categories: Polhukam

Nelayan Miskin ‘Tergilas’ Trawl di Aceh Utara ….

LHOKSEUMAWE – Nelayan Kuala Pasee, Kuta Geulumpang, Kecamatan Samudera. Aceh Utara, mengeluhkan minimnya pendapatan perekonomi dikalangan nelayan lokal hadirnya nelayan yang beroprasi menggunakan trawl atau sering disebut pukat harimau.

“Padahal sudah ada aturannya tidak bolehkan menggunakan pukat harimau, dan sebelumnya mereka pernah kami tangkap namun ada saja oknum aparat dan pihak dinas datang melepaskan mereka sehingga pengguna pukat harimau terus ada,” keluh salah satu nelayan Kuala Pasee, Kuta Geulumpang, Salaman, Jumat (22/5/2020).

Dia mengatakan, para nelayan sudah mengadukan hal tersebut kepada pawang laot, namu pawang laut tidak habis pikir mengenai hal permasalahan itu karena sudah tidak tau kemana lagi harus mengadu.

“Kami yang nelayan kecil saja menggunakan jaring biasa, tapi para pengguna jaring harimau itu dengan bebas menangkap ikan sejak lima bulan terakhir ini. Kami benar- benar sangat kesulitan karena setiap kami melaut tidak mendapat ikan seperti biasanya. Sebelum itu pendapatan para nelayan sehari memcapai Rp 700 ribu per hari namun sekarang hanya Rp 30 ribu dan paling banyak Rp 50 ribu per harinya,” sebut Salman.

Dia menambahkan sebanyak 200 boat nelayan saat ini sangat kesulitan mendapat ikan di laut. Bahkan modal yang dikeluarkan untuk mengisi bahan bakar boat aja tidak bisa ditutup dengan penghasilan sehari-hari.

“Kami berharap agar kepada pemerintah segera dapat mengatasi permasalahan ini, mau makan apa kami jika terus-terusan tak mendapat ikan,” katanya.

|GUGUN

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bersama DPR RI dan BPH Migas Tinjau SPBU di Riau, Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Distribusi BBM

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Anggota DPR RI Komisi…

2 hours ago

Butuh Waktu 3 Bulan Rubah Desil Kependudukan Agar Tetap Terima Layanan Kesehatan Gratis di Aceh

LHOKSEUMAWE– Ratusan masyarakat Provinsi Aceh kini merubah status desil kependudukan lewat aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi…

15 hours ago

Setelah 5 Tahun Telantar, Akhirnya Menteri PU Resmikan Penggunaan Bendungan Krueng Pase Aceh Utara

LHOKSUKON- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meresmikan pengoperasian kembali Bendungan Krueng Pase di Desa…

15 hours ago

77 Rumah Ludes Terbakar di Lhokseumawe, Damkar Kesulitan Karena Gang Sempit

LHOKSUKON- Sebanyak 77 unit rumah di Komplek Perdede, Desa Kampung Jawa Lama, Banda Sakit, Kota…

15 hours ago

Ilmu Komunikasi Unimal Raih Akreditasi Unggul, Siap Bersaing Tingkat Global

Lhokseumawe — Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial danIlmu Politik (FISIP) Universitas Malikussaleh…

1 day ago

Saat Kebijakan Diuji, Sekda Jadi Penjaga Arah Mualem

M Atar ST MSIKetua umum Badko HMI Aceh Periode 2021- 2023 Di tengah dinamika kebijakan…

1 day ago

This website uses cookies.