Categories: Polhukam

Bupati Mursil : Semua Santri dari Magetan Sudah Dicek Swab

ACEH TAMIANG – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengambil sampel swab dari 17 santri yang baru pulang dari salah satu pesantren di Temboro, Magetan, Jawa Timur. Selain itu, 13 orang keluarga santri tersebut juga sudah diambil sampel swabnya.

“Alhamdulillah, 17 santri yang kita traking asal Magetan semua negatif. Saya sudah ditelepon oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Hanif, mengabarkan hasilnya negatif. Begitu pun 13 keluarga inti dari santri itu,” kata Mursil per sambungan telepon, Minggu (10/5/2020).

Dia menyebutkan, dari kluster Magetan sebanyak 21 santri asal Aceh Tamiang. Empat diantaranya dilaporkan positif corona atau Covid-19. “Dari empat itu, tiga sudah sembuh, dan satu lagi kondisinya terus membaik di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin. Masih dalam perawatan, semoga dalam waktu dekat bisa segera pulih,” sebut Mursil.

Dia memastikan, seluruh santri yang baru pulang dari Magetan telah didata. Namun, dia mengimbau semua masyarakat yang baru pulang dari zona merah segera melaporkan ke gugus tugas di tingkat desa dan kecamatan. Agar pemerintah mudah mendeteksi dan memberikan penanganan medis.

Dia mengimbau warga tidak mengucilkan pasien positif corona. Pasalnya, penyakit itu bisa disembuhkan. “Jadi harap tetap saling mendukung antar warga. Jangan kucilkan mereka yang sudah sembuh, “katanya.

Dia juga mengajak semua masyarakat memenuhi anjuran pemerintah berupa pembatasan jarak, mengenakan masker dan meminimalkan aktivitas luar rumah.

Sampai hari ini, sebanyak 93 orang berstatus dalam orang dalam pengawasan, sebanyak tiga orang dinyatakan sembuh dari corona, satu lainnya masih dirawat di Rumah Sakit Umum  Zainal Abidin Banda Aceh.

“Syukur alhamdulillah, tidak ada kasus baru di Aceh Tamiang,” pungkas Mursil.

|KC

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Murid Jatuh Menyeberang Rakit, Disdik Aceh Utara ; Berlakukan Kurikulum Darurat, Keselamatan Murid Paling Utama

LHOKSUKON– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memberlakukan kurikulum darurat untuk sekolah…

20 hours ago

Bupati Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi…

21 hours ago

Menempati Hunian Alakadar di Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir duduk di dalam hunian sementara (Huntara) di Desa Matang Bayu,…

1 day ago

Para Kepala Desa Desak Pembangunan Huntap di Aceh Utara

Keuchik (Kepala Desa) Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Mansur, mendesak pemerintah…

2 days ago

PNL Perluas Kemitraan Internasional melalui Kolaborasi Strategis dengan Industri dan Institusi Pendidikan di Malaysia

MALAYSIA - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang

Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…

4 days ago

This website uses cookies.