ACEH TAMIANG– Sebanyak lima warga Kabupaten Aceh Tamiang dilaporkan positif terpapar corona dari hasil tes cepat atau rapid test. Jurubicara Tim Covid-19 Aceh Tamiang, dr Hardeky dihubungi per telepon, Selasa (27/4/2020) menyebutkan kelima warga tersebut tersebar di Kecamatan Bandar Pusaka, Tamiang Hulu, Rantau, dan Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang.
“Ada pria berusia 22 tahun dari Bandar Puasaka. Ini sudah kita rujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin untuk perawatan dan swab,” kata Hardeky.
Sedangkan pasien lainnya, telah diambil sampel swab di Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Tamiang dan telah dikirim ke Laboratorium Balitbangkes di Kawasan Siron, Kabupaten Aceh Besar.
“Mereka ditangani intensif di Rumah Sakit Umum Aceh Tamiang. Kondisinya cenderung membaik dan stabil. Kita sedang menunggu hasil uji swabnya dari Balitbangkes,” terang Hardeky.
Dia menyebutkan, antisipasi pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus berupa menyemprot cairan disinfektan di rumah seluruh warga tersebut. “Kita minta juga warga yang kontak langsung untuk karantina mandiri di rumah. Ini antisipasi. Jika nanti hasilnya swabnya juga negatif, tentu itu kabar baik dan seluruh warga itu tak perlu karantina mandiri lagi,” katanya.
Dia menyebutkan, hasil rapid test sejauh ini tidak akurat. Meski begitu, langkah antisipasi terus dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
“Semoga hasilnya nanti negatif dari sisi hasil swab,” pungkasnya.
|RI
ACEH UTARA – Sebanyak 70 masyarakat Desa Reuleut Timu mengikuti kegiatan Pembinaan Desa Lingkungan dalam…
ACEH UTARA – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat terus dilakukan melalui…
ACEH UTARA – Kementerian Sosial Republik Indonesia mencatat pencairan bantuan bagi korban bencana alam banjir…
ACEH UTARA - Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Aceh Utara, Zulkifli, S.Ag.,…
LHOKSEUMAWE- Sebanyak 3.698 Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh belum menerima…
ACEH UTARA — Perayaan Milad ke-800 Aceh Utara tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan panjang daerah, tetapi juga menjadi panggung untuk…
This website uses cookies.