ACEH UTARA – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat terus dilakukan melalui kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Gizi Seimbang sebagai Upaya Pencegahan Kanker Kolorektal. Kegiatan tersebut melibatkan 70 masyarakat Desa Reuleut Timu, Aceh Utara, sebagai peserta sekaligus responden.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 28 Agustus 2026, tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penerapan pola makan bergizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi diberikan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit tidak menular, khususnya kanker kolorektal yang berkaitan dengan berbagai faktor pola makan dan gaya hidup.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan materi dari tiga pemateri, yakni dr. Cut Sidrah Nadira, M.Sc, dr. Mulyati Sri Rahayu, dan Dr. dr. Nora Maulina, M.Biomed. Ketiganya memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya menjaga pola makan serta menerapkan gaya hidup sehat untuk mendukung kesehatan tubuh dan saluran pencernaan.
Materi yang disampaikan menekankan pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam dengan kandungan gizi seimbang. Masyarakat juga didorong untuk memperbanyak konsumsi sayur, buah, dan makanan yang menjadi sumber serat dalam menu sehari-hari.
Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membatasi konsumsi makanan tinggi lemak dan makanan ultra-proses. Kebiasaan hidup yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan dan penyakit tidak menular juga menjadi bagian dari edukasi yang diberikan kepada masyarakat.
Kegiatan tidak hanya berlangsung dalam bentuk penyampaian materi. Peserta juga diberikan kesempatan berinteraksi dan berdiskusi secara langsung dengan tim pemateri. Berbagai pertanyaan disampaikan masyarakat, mulai dari pola makan yang sesuai, pemilihan bahan makanan sehari-hari hingga langkah sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan.
Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Upaya pencegahan penyakit dinilai tidak hanya bergantung pada pelayanan kesehatan, tetapi juga pada kemampuan masyarakat dalam mengenali faktor risiko serta menerapkan perilaku hidup sehat secara mandiri.
Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, masyarakat Desa Reuleut Timu diharapkan semakin mampu mengambil peran dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga. Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi juga dapat diterapkan dan dibagikan kepada anggota keluarga serta lingkungan sekitar.
Antusiasme masyarakat selama kegiatan menunjukkan tingginya perhatian terhadap informasi mengenai gizi dan pencegahan penyakit. Keterlibatan aktif peserta menjadi salah satu modal penting untuk membangun kesadaran dan kebiasaan hidup sehat di tingkat keluarga.
Kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Reuleut Timu, terutama dalam memahami hubungan antara pola makan, gaya hidup dan kesehatan saluran pencernaan.
Dengan penerapan gizi seimbang, aktivitas fisik yang cukup serta pola hidup sehat, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan kanker kolorektal sekaligus mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas. |DIMAS
ACEH UTARA – Sebanyak 70 masyarakat Desa Reuleut Timu mengikuti kegiatan Pembinaan Desa Lingkungan dalam…
ACEH UTARA – Kementerian Sosial Republik Indonesia mencatat pencairan bantuan bagi korban bencana alam banjir…
ACEH UTARA - Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Aceh Utara, Zulkifli, S.Ag.,…
LHOKSEUMAWE- Sebanyak 3.698 Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh belum menerima…
ACEH UTARA — Perayaan Milad ke-800 Aceh Utara tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan panjang daerah, tetapi juga menjadi panggung untuk…
ACEH UTARA – Peringatan 800 tahun Hari Jadi Samudra Pasai sekaligus Hari Jadi Kabupaten Aceh…
This website uses cookies.