ACEH TAMIANG | Sebanyak 231 kepala desa di Kabupaten Aceh Tamiang terpaksa dikarantina mandiri di rumah masing-masing. Pasalnya, mereka baru saja pulang mengikuti acara bimbingan teknis penggunaan dana desa di Bandung, Jawa Barat.
Kepala Hubungan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aguslina Devita dihubungi per telepon, Minggu (22/3/2020) menyebutkan, tim Puskesmas sudah mendatangi rumah masing-masing kepala desa, memeriksa suhu tubuh dan menanyakan gejala-gejala terkena virus corona (Covid-19). Sejauh ini, sebut Devi, tidak ada satu pun kepala desa yang mengalami gejala demam tinggi, batuk dan lain sebagainya.
“Meski begitu, kami sudah intruksikan mereka untuk tidak keluar rumah selama 14 hari ke depan. Monitoring mereka itu dibebankan kepada Puskesmas di masing-masing desa,” kata Devi.
Dia berharap, kepala desa ini sadar akan potensi ancaman soal virus tersebut.
4 Kecamatan Dibatalkan
Dia menyebutkan, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, pemerintah sudah membatalkan acara bimbingan teknis ke Bandung untuk empat kecamatan, yaitu Kecamatan Tamiang Hulu, Bandar Pusaka, Rantau dan Kecamatan Bendahara.
Mereka akan mengikuti bimbingan teknis setelah penyebaran virus dinyatakan hilang di tanah air.
“Kami sudah batalkan empat kecamatan. Itu jumlahnya ratusan kepala desa juga yang kita batalkan,” pungkasnya.
|KCM
LHOKSUKON– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memberlakukan kurikulum darurat untuk sekolah…
ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi…
LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir duduk di dalam hunian sementara (Huntara) di Desa Matang Bayu,…
Keuchik (Kepala Desa) Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Mansur, mendesak pemerintah…
MALAYSIA - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi…
Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…
This website uses cookies.